UMM Institutional Repository

PELAKSANAAN PEMBERIAN PERLINDUNGAN HUKUM OLEH KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) TERHADAP ANAK YANG MENJADI KORBAN KEKERASAN ORANGTUA (Studi Kasus Arumi Bachsin Di KPAI Jakarta)

NASRULLAH, (2011) PELAKSANAAN PEMBERIAN PERLINDUNGAN HUKUM OLEH KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) TERHADAP ANAK YANG MENJADI KORBAN KEKERASAN ORANGTUA (Studi Kasus Arumi Bachsin Di KPAI Jakarta). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-nasrullah0-23207-BAB+I.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-nasrullah0-23207-PENDAHUL-N.pdf

Download (946kB) | Preview

Abstract

Pembimbing : 1. Cekli Setya Pratiwi, SH., LL.M 2. Emei Dwi Nanarhati S., SH., LL.M Anak-anak Indonesia adalah calon generasi penerus bangsa ke depannya. Mereka adalah aset bangsa yang harus dilindungi dari segala macam kemungkinan terburuk karena mereka adalah kelompok rentan yang belum bisa mandiri. Arumi Bachsin adalah termasuk diantara mereka. Arumi Bachsin diberikan perlindungan hukum oleh KPAI terkait laporan yang diajukan oleh Arumi Bachsin tentang kekerasan psikis oleh Maria Lilian Pesch yang juga merupakan ibunya terhadap dirinya. Penelitian ini mengambil rumusan masalah: 1. Bagaimanakah pelaksanaan pemberian perlindungan hukum oleh KPAI terhadap anak yang menjadi korban kekerasan orangtua dalam kasus Arumi Bachsin jika ditinjau dari tugas dan wewenang KPAI? 2. Kendala-kendala apakah yang dihadapi oleh KPAI dalam pelaksanaan pemberian perlindungan hukum terhadap anak yang menjadi korban kekerasan orangtua dalam kasus Arumi Bachsin? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis pada suatu kasus tertentu/studi kasus, teknik pengumpulan datanya berupa wawancara kepada responden, yaitu Komisioner sekaligus Sekretaris KPAI Muhammad Ihsan, M.Si. Kemudian data hasil penelitian tersebut dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa ternyata KPAI memberikan perlindungan hukum berupa menerima pengaduan Arumi Bachsin, lalu melakukan penelaahan terhadap laporannya, mengumpulkan data dan informasi, kemudian melahirkan rekomendasi berupa perlunya diberikan perlindungan hukum terhadap Arumi Bachsin berupa "rumah aman". Serta kendala-kendala yang dihadapi oleh KPAI dalam memberikan perlindungan hukum terhadap Arumi Bachsin adalah KPAI kurang memahami batasan tugas dan wewenangnya, ketidakpercayaan masyarakat (orangtua korban) terhadap kinerja KPAI, intervensi media massa, dan prosedur penanganan yang tidak konsisten. Kesimpulannya, KPAI telah melampaui kewenangannya dalam memberikan perlindungan hukum terhadap Arumi Bachsin. Hal ini ditunjukkan dari adanya rekomendasi berupa perlindungan di rumah aman yang bukanlah kewenangan KPAI untuk memberikan sendiri perlindungan tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 08 Jun 2016 02:56
Last Modified: 08 Jun 2016 02:56
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31554

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo