UMM Institutional Repository

DISPARITAS PEMIDANAAN DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN (Studi di Pengadilan Negeri Kota Malang)

HAKIM, ANTON SETIAWAN (2012) DISPARITAS PEMIDANAAN DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN (Studi di Pengadilan Negeri Kota Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--antonsetia-27276-2-babi.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--antonsetia-27276-1-pendahul-n.pdf

Download (186kB) | Preview

Abstract

Dosen Pembimbing : Tongat, SH, M.Hum Cekli Setya Pratiwi, SH, LL.M. Tindak pidana pencurian merupakan kasus dengan jumlah yang terus meningkat tiap tahunnya dikarenakan berbagai faktor,salah satunya adalah faktor ekonomi. Dari tingginya jumlah pencurian yang terjadi tersebut, tentunya putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim juga berbeda-beda. Dalam hal ini tidak jarang menimbulkan disparitas pemidanaan dalam prakteknya sehari-hari. Penelitian ini menggunakan rumusan masalah sebagai berikut: 1. Apa yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor sehingga menyebabkan disparitas putusan?, 2. Apakah pertimbangan-pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana tersebut telah sesuai dan tepat sehingga tidak bertentangan dengan ide dasar hukum yaitu keadilan, kepastian, dan kemanfaatan hukum dalam penegakannya? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Teknik pengumpulan datanya dengan cara wawancara dengan narasumber/sampel yaitu salah satu hakim Pengadilan Negeri Malang yang memutuskan perkara pencurian. Putusan dari hakim tersebut dijadikan bahan untuk penelitian dan observasi langsung dari dan ke lokasi penelitian yaitu Pengadilan Negeri Malang. Dan dari penelitian yang telah dilakukan, penulis memperoleh kesimpulan bahwa Hal-hal yang menyebabkan disparitas pidana yaitu adanya dasar pertimbangan yang tidak jelas pada putusan sendiri, yaitu berkaitan dengan penerapan pasal yang salah sebagaimana yang ada dalam Putusan No: 271/pid.B/2011/PN.MLG dimana pasal yang diterapkan seharusnya pasal 363 ayat 1 ke 3, 4, 5, namun pada putusannya pasal yang diterapkan pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 5. Hal tersebut juga terjadi pada Putusan No: 251/pid.B/2011/PN. MLG, dimana harusnya pasal yang diterapkan yaitu pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 5 namun pada putusan sendiri yang diterapkan yaitu pasal 363 ayat 1 ke 4 saja. Selain itu dasar pertimbangan yang tidak lengkap sebagaimana yang ada dalam Putusan No: 14/Pid.B/2011/PN.MLG diman keadaan terdakwa yang sebelumnya tidak pernah dihukum tidak dijadikan suatu dasar pertimbangan, dan Putusan No: 190/Pid.B/2010/PN.MLG dimana usia terdakwa yang masih muda tidak dijadikan dasar pengambilan keputusan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 08 Jun 2016 02:24
Last Modified: 08 Jun 2016 02:24
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31532

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo