UMM Institutional Repository

PELAKSANAAN PEMBERIAN HAK KEBEBASAN BAGI TERSANGKA DALAM MEMBERIKAN KETERANGAN KEPADA APARAT PENYIDIK MENURUT PASAL 52 DAN 117 KUHAP (Studi Di Polresta Malang)

Sutrisno, (2011) PELAKSANAAN PEMBERIAN HAK KEBEBASAN BAGI TERSANGKA DALAM MEMBERIKAN KETERANGAN KEPADA APARAT PENYIDIK MENURUT PASAL 52 DAN 117 KUHAP (Studi Di Polresta Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-sutrisno05-22348-BAB+I.pdf

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-sutrisno05-22348-PENDAHUL-N.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Di dalam suatu prosedur penyidikan, tersangka memiliki hak untuk memberikan keterangan secara bebas kepada aparat penyidik yang dijamin oleh Pasal 52 dan 117 KUHAP. Namun dalam pelaksanaannya tentu saja terdapat berbagai hambatan yang menjadikan hak tersebut tidak dapat diaplikasikan secara menyeluruh. Dalam penelitian ini, Penulis menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian dalam hal ini ditentukan oleh kepolisian, yaitu penyidik serta tersangka kasus pembunuhan yang telah menyerahkan diri pada kepolisian, sehingga peneliti kurang leluasa dalam mendapatkan hasil obyektif yang diharapkan. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa dalam suatu prosedur penyidikan, tersangka dijamin haknya untuk memberikan keterangan secara bebas kepada penyidik. Alur pemeriksaan terhadap tersangka memungkinkan tersangka untuk memberikan keterangan secara bebas kepada penyidik mengenai tindak pidana yang disangkakan kepadanya. Tindakan penyidik terhadap tersangka dapat dikatakan telah memenuhi ketentuan Pasal 117 ayat (1) KUHAP. Tersangka juga diperkenankan memberikan keterangan kepada penyidik secara bebas sesuai ketentuan Pasal 52 KUHAP yang menyatakan dalam pemeriksaan pada tingkat penyidikan dan pengadilan, tersangka atau terdakwa berhak memberikan keterangan secara bebas kepada penyidik atau hakim. Meskipun dinyatakan bahwa tindakan penyidik telah menjamin kebebasan tersangka dalam memberikan keterangan, namun masih terdapat beberapa hambatan bagi penyidik dalam mengaplikasikan hak kebebasan tersebut, antara lain adalah: (1) Keterangan tersangka berbelit-belit sehingga memicu sikap emosional dari penyidik; (2) Kurangnya bukti-bukti sehingga keterangan tersangka menjadi sesuatu yang sangat penting untuk mengungkap kasus;

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 08 Jun 2016 01:08
Last Modified: 08 Jun 2016 01:08
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31504

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo