UMM Institutional Repository

TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS WANPRESTASI PEMBAYARAN REKENING LISTRIK OLEH KONSUMEN (Studi di PT. PLN Persero Unit Pelayanan dan Jaringan Pamekasan)

FEBRIYANTI, (2011) TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS WANPRESTASI PEMBAYARAN REKENING LISTRIK OLEH KONSUMEN (Studi di PT. PLN Persero Unit Pelayanan dan Jaringan Pamekasan). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-febriyanti-22624-Pendahul-n.pdf

Download (535kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-febriyanti-22624-Bab+I.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Listrik sangat penting bagi kehidupan orang banyak, maka setiap orang dapat melakukan pasang baru listrik dengan menandatangai surat perjanjian jual beli tenaga listrik yang telah ditetapkan oleh PLN. Dengan demikian, timbullah hak dan kewajiban antara konsumen listrik dan PLN. Salah satu kewajiban konsumen listrik adalah membayar rekening listrik tiap bulannya. Hal ini juga telah diatur dalam perjanjian dan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan Pasal 29 Ayat (2) huruf d. Akan tetapi sering terjadi wanprestasi dalam pembayaran rekening listrik, seperti di PT. PLN Persero Unit Pelayanan dan Jaringan Pamekasan. Penelitian ini mengkaji secara mendalam persoalan terkait wanprestasi pembayaran rekening listrik. Adapun rumusan masalah yang penulis angkat, yaitu 1) Mengapa terjadi wanprestasi dalam pembayaran rekening listrik oleh konsumen di PT. PLN persero Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ) Pamekasan. 2) Bagaimana upaya PLN dalam menyelesaikan wanprestasi pembayaran rekening listrik oleh konsumen di PT. PLN Persero Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ) Pamekasan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Tehnik pengambilan data dengan wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Sedangkan Tehnik analisa data yang digunakan adalah deskriptif analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi pembayaran rekening listrik yaitu konsumen yang tidak melaksanakan prestasi, melaksanakan prestasi tetapi terlambat, dan melaksanakan prestasi tetapi tidak sempurna. Penyebab wanprestasi dikarenakan sibuk, belum ada dana, tidak mengetahui isi perjanjian jual beli tenaga listrik, konsumen menitipkan uang pembayaran listrik kepada para kolektor ilegal, rumah sudah tidak dihuni lagi, terdapat beberapa orang yang menggunakan 1 Alat Pembatas dan Pengukuran, dan faktor dendam. Penyelesaian wanprestasi dengan cara negosiasi, sesuai dengan Pasal 16 perjanjian jual beli tenaga listrik yaitu apabila terjadi sengketa dapat diselesaikan dengan musyawarah atau melalui Pengadilan Negeri. Penelitian ini merekomendasikan penyempurnaan surat perjanjian jual beli tenaga listrik atau mengadakan sosialisasi terkait isi perjanjian jual beli tenaga listrik, hal ini dikarenakan alasan terbesar konsumen listrik melakukan wanprestasi tidak mengetahui isi perjanjian jual beli tenaga listrik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 03 Jun 2016 11:24
Last Modified: 03 Jun 2016 11:24
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31373

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo