UMM Institutional Repository

"PENGGUNAAN SUMPAH POCONG SEBAGAI SUMPAH PEMUTUS (SUMPAH DECISOIR) DALAM KASUS PERCERAIAN DAN PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DI PENGADILAN AGAMA" (Studi Kasus Terhadap Putusan Nomor 1252/Pdt.G/1996/PA.Lumajang)

Hatta, Muhammad . Bj (2011) "PENGGUNAAN SUMPAH POCONG SEBAGAI SUMPAH PEMUTUS (SUMPAH DECISOIR) DALAM KASUS PERCERAIAN DAN PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DI PENGADILAN AGAMA" (Studi Kasus Terhadap Putusan Nomor 1252/Pdt.G/1996/PA.Lumajang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-muhammadha-22752-PENDAHUL-N.pdf

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-muhammadha-22752-BAB+I.pdf

Download (399kB) | Preview

Abstract

Dalam kehidupan masyarakat yang semakin komplek saat ini dituntut adanya penegakkan hukum dan keadilan untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat. Untuk figur seorang hakim sangat menentukan melalui putusan- putusannya karena pada hakekatnya hakimlah yang menjalankan kekuasaan hukum peradilan demi terselenggaranya fungsi peradilan. Penelitian ini mengambil rumusan masalah : 1. Apakah penggunaan sumpah pocong tersebut sesuai dengan kaidah - kaidah hukum di Indonesia ?. 2.Bagaimanakah sumpah pocong di gunakan sebagai sumpah pemutus dalam memutuskan kasus perceraian di Pengadilan Agama Lumajang disertai dengan pembagian harta bersama? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, tekhnik pengumpulan datanya berupa dokumentasi dan kepustakaan. Kemudian data yang di dapat di uraikan dan hubungkan sedemikian rupa secara deskritif kualitatif. Kesimpulannya, Secara implisit sumpah pocong memang tidak diatur dalam serangkaian peraturan Hukum Perdata dan Hukum Acara Perdata, dalam agama islam pun tidak mengenal sumpah pocong, jadi sebenarnya sumpah pocong ini tidak dapat dilaksanakan, karena sumpah pocong semata - mata hanyalah sebuah kepercayaan atau budaya yang hidup di dalam masyarakat. Dan alasan hakim menggunakan sumpah pocong salah satunya adalah karena sesuai dengan pasal 5 Undang - undang no 48 tahun 2009 yang mewajibkan hakim menggali, mengikuti, dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat. Saran, dalam menciptakan membuat produk hukum yang sesuai dengan perkembangan budaya masyarakat dan dalam memutus perkara hakim harus mampu menciptakan keadilan dengan mencoba menggali nilai - nilai dalam masyarakat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 03 Jun 2016 10:39
Last Modified: 03 Jun 2016 10:39
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31370

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo