UMM Institutional Repository

DAMPAK KEBIJAKAN BAILOUT BERSYARAT UNI EROPA TERHADAP STABILITAS POLITIK NEGARA-NEGARA GIIPS (GREECE, IRELAND, ITALY, PORTUGAL & SPAIN)

FRIMADHONA, EVA (2011) DAMPAK KEBIJAKAN BAILOUT BERSYARAT UNI EROPA TERHADAP STABILITAS POLITIK NEGARA-NEGARA GIIPS (GREECE, IRELAND, ITALY, PORTUGAL & SPAIN). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-evafrimadh-23113-BAB+I.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-evafrimadh-23113-Pendahul-n.pdf

Download (173kB) | Preview

Abstract

Pembahasan terkait kawasan Blok Ekonomi terbesar di Dunia, Uni Eropa, selalu menarik untuk dijadikan sebuah topik penelitian. Kebijakan ekonomi di kawasan ini mampu menarik perhatian dunia internasional, karena kawasan ini diikat oleh sebuah mata uang tunggal, Euro, sejak tahun 1998 silam. Sejak beberapa negara anggota UE (Greece, Ireland, Italy, Portugal and Spain) diterpa arus krisis ekonomi pasca krisis subprime mortgage yang menyerang Amerika pada tahun 2008, kebijakan-kebijakan UE menjadi sorotan para ahli ekonomi di seluruh dunia, termasuk Sri Mulyani yang merupakan ahli ekonomi indonesia yang saat ini menjabat sebagai direktur Bank Dunia. Respon UE atas krisis yang dialami negara angotanya adalah dengan memberikan bailout atau dana talangan yang diikuti oleh syarat penerapan Pakta Stabilisasi oleh negara yang bersangkutan. Penerapan Pakta Stabilisasi UE ini, memberikan dampak terhadap stabilitas politik negara-negara GIIPS. Hasil dari penelitian ini adalah, Kebijakan UE tersebut menciptakan krisis politik di Negara GIIPS. Penelitian ini didasari oleh konsep indikator-indikator krisis politik yang diajukan Shaluf Ahmadun dan Said, dan level keseriusan krisis politik diukur dengan konsep political instability Dali L Yang dan Litao Zhao. Irlandia dan Portugal mengalami krisis politik terparah, kebijakan tersebut mengakibatkan pergantian pemerintahan di kedua negara di atas, sedangkan dampak kebijakan bailout bersyarat di Yunani dan Italia menyentuh level yang lebih rendah di bawah PM, yaitu terjadi fragmentasi politik dalam partai-partai di parlemen, sedangkan Spanyol, Indikator-indikator krisis politik sudah ditunjukkan di negara tersebut, hanya saja belum mengakibatkan fragmentasi di kubu pemerintah ataupun hingga mengakibatkan terjadinya perubahan pengaturan politik di negara tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of International Relations (64201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 03 Jun 2016 08:50
Last Modified: 03 Jun 2016 08:50
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31360

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo