UMM Institutional Repository

ANALISIS MAJAS DAN WUJUD CITRAAN DALAM NOVEL MANJALI DAN CAKRABIRAWA KARYA AYU UTAMI

Anggraini, Tia (2011) ANALISIS MAJAS DAN WUJUD CITRAAN DALAM NOVEL MANJALI DAN CAKRABIRAWA KARYA AYU UTAMI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-tiaanggrai-22685-PENDAHUL-N.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-tiaanggrai-22685-BAB+I.pdf

Download (41kB) | Preview

Abstract

Novel merupakan karya fiksi yang berbentuk teks, umumnya terdapat bahasa-bahasa kias (pemajasan) di dalamnya. Hal itu bertujuan agar menambah nilai estetika tersendiri pada sebuah karya. Demikian pula novel-novel Ayu Utami, tidak jarang Ayu menggunakan bahasa figuratif untuk menghidupkan jalan dan maksud cerita yang ingin disampaikan kepada pembaca. Selain penggunaan bahasa figuratif, biasanya terdapat bahasa-bahasa yang mengindikasi adanya penggunaan citraan. Salah satu karya Ayu Utami adalah novel Manjali dan Cakrabirawa, yang sekaligus digunakan peneliti sebagai objek kajian, sebab Ayu mempunyai karakteristik gaya pengungkapan bahasa dalam setiap karyanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif terhadap novel Manjali dan Cakrabirawa karya Ayu Utami. Adapun permasalahan yang diteliti adalah: (1) Bagaimanakah wujud majas yang digunakan pengarang pada novel Manjali dan Cakrabirawa?; (2) Bagaimana wujud citraan yang disampaikan pengarang dalam novel Manjali dan Cakrabirawa? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menjelaskan seobjektif mungkin data yang diperoleh. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah satuan cerita yang terwujud dalam dialog, monolog, bagian kalimat, maupun narasi tokoh yang terdapat dalam novel Manjali dan Cakrabirawa karya Ayu Utami. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks novel yang terdapat dalam novel Manjali dan Cakrabirawa karya Ayu Utami. Berdasarkan hasil analisis yang terkait dengan penggunaan majas dan citraan, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Majas yang dugunakan pengarang pada novel Manjali dan Cakrabirawa terdapat sembilan majas, yaitu: simile, metafora, sinestesia, metonimia, personifikasi, hiperbola, ironi, satire, dan repetisi. Gaya bahasa yang paling dominan adalah personifikasi dan simile. Majas personifikasi lebih banyak digunakan pengarang untuk menjelaskan suasana hati tokoh, sifat, deskripsi benda ataupun tempat. Adapun majas lain yang digunakan untuk mendeskripsikan tempat, sifat tokoh, dan perubahan sikap adalah metafora. (2) Wujud citraan yang disampaikan pengarang dalam novel Manjali dan Cakrabirawa karya Ayu Utami yang paling dominan adalah citraan penglihatan. Citraan penglihatan tampak pada satuan cerita yang menggambarkan deskripsi candi dan tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita. Sedangkan keempat citraan yang lainnya, yaitu citraan pendengaran, citraan gerakan, citraan rabaan, dan citraan penciuman penggunaannnya terbatas.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Indonesia Language and Literature Education (88201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 02 Jun 2016 11:00
Last Modified: 02 Jun 2016 11:00
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31308

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo