UMM Institutional Repository

PERENCANAAN PENINGKATAN KUALITAS PADA PRODUKSI CARRIER ROLLER DENGAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA (Study Kasus : PT. Daeyang Rollent Indonesia)

Rachmat, Satriawan Harry (2012) PERENCANAAN PENINGKATAN KUALITAS PADA PRODUKSI CARRIER ROLLER DENGAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA (Study Kasus : PT. Daeyang Rollent Indonesia). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--satriawanh-27616-1-pendahul-n.pdf

Download (714kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--satriawanh-27616-2-babi.pdf

Download (122kB) | Preview

Abstract

PT Daeyang Rollent Indonesia merupakan perusahaan manufacture yang memproduksi beberapa macam roller conveyor, stand, dan pulley yang terletak di kota industri Gresik, Jawa Timur. Pada proses produksi di perusahaan saat ini terindikasi terjadi defect yang timbul pada produksi Carrier Roller dengan tipe CR 450. Hal ini dideteksi dengan peningkatan jumlah produk yang tidak memenuhi standar kualitas baik dari perusahaan maupun dari konsumen. Defect yang terjadi pada proses produksi carrier roller saat ini berupa kesalahan pada toleransi pengukuran, kesalahan pada proses machining, welding, maupun assembly yang disebabkan pengaturan setting mesin yang tidak tepat serta kesalahan dari operator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui penyebab terjadinya defect dan memberikan rekomendasi perbaikan pada perusahaan agar jumlah produk yang cacat dapat dikurangi yaitu dengan menggunakan pendekatan metode six sigma. Tahap-tahap penelitian ini adalah pertama pada tahap define, antara lain menentukan produk sebagai obyek penelitian, mengidentifikasi jenis defect, dan membuat flowchart proses produksi. Sedangkan pada tahap measure, antara lain menentukan atribut produk yang kritis terhadap kualitas CTQ (Critical To Quality) melalui diagram pareto, menghitung DPMO dan level sigma yang akan dijadikan dasar kinerja proses awal. Selanjutnya, pada tahap analyze, antara lain menganalisa jenis defect yang menjadi tumpuan utama masalah dan menentukan faktor yang menjadi penyebab defect dengan menggunakan fishbone diagram. Dan pada tahap improve, antara lain dengan menggunakan failure mode and effect analysis (FMEA) untuk menentukan rekomendasi perencanaan tindakan perbaikan yang dapat diterapkan untuk mengurangi level defect. Berdasarkan nilai RPN yang tertinggi dari FMEA diketahui defect yang paling dominan terjadi di perusahaan adalah pipa cembung keluar, dent/penyok, welding yang tidak sempurna, ukuran tidak sesuai dan cat yang mengelupas/tergores. Rekomendasi perbaikan yang diberikan yaitu bagi departemen quality control perlu adanya diagram prosedural alur kegiatan yang jelas dan terstruktur bagi tiap tahapan proses produksi. Selanjutnya, memberi rekomendasi berupa standar operating procedure (SOP) untuk prosedur mekanisme kegiatan pada tiap lini proses produksi dan untuk kriteria cacat paling dominan yang terjadi direkomendasikan tindakan perbaikan sesuai dengan penyebab cacat yang terjadi pada tiap lini produksi tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering (26201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 01 Jun 2016 07:32
Last Modified: 01 Jun 2016 07:37
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31257

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo