UMM Institutional Repository

KINERJA DINAS PERHUBUNGAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN UJI KIR DI KABUPATEN BANGKALAN( Studi di Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan)

Syaiful, Ganda Febrijanto (2011) KINERJA DINAS PERHUBUNGAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN UJI KIR DI KABUPATEN BANGKALAN( Studi di Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-gandafebri-21337-BAB+I.pdf

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-gandafebri-21337-PENDAHUL-N.pdf

Download (181kB) | Preview

Abstract

Dalam rangka mewujudkan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, lancar, tertib, efisien, dan ramah lingkungan maka kondisi kendaraan sebagai salah satu pemakai jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Salah satu upaya Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya dalam mewujudkan terpenuhinya persyaratan teknis dan laik jalan tersebut adalah dengan penyelenggaraan pengujian kendaraan bermotor. Untuk itulah maka kualitas dan kuantitas layanan umum itu harus ditingkatkan dengan menekankan pada reliability yaitu kepercayaan yang harus dijaga dengan jalan memberikan layanan yang terbaik. Validity diartikan dengan menginformasikan segala keterangan, penjelasan serta tindakan secara benar dalam waktu yang tepat sesuai jadwal yang ditentukan. Hal ini juga berlaku pada pelayanan uji kir, baik masalah peralatan dan fasilitas lain yang mendukung. Karena selama ini peralatan dan fasilitas lain milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan, sudah tidak layak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: Observasi dan wawancara serta dokumentasi. Setelah dilakukan pemeriksaan keabsahanya, data dianalisis dengan cara penyajian data sekaligus dianalisis dan penarikan kesimpulan. Dari hasil data yang diperoleh (1). Kinerja Dinas Perhubungan dalam meningkatkan kualitas pelayanan uji kir di Kabupaten Bangkalan berpedoman pada budaya kerja dan aturan-aturan yang ada dan berusaha melayani masyarakat secepat mungkin sesuai kemampuan Dinas Perhubungan dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.Selain itu dalam melayani masyarakat, Dinas Perhubungan selalu mengacu pada visi & misi dinas, bagi Dinas Perhubungan merupakan tuntutan kerja yang harus kami laksanakan sebaik-baiknya. Ini merupakan suatu pendorong atau motivator bagi Dinas Perhubungan agar bisa memberi pelayanan secara maksimal kepada masyarakat. Namun karena setiap harinya lebih dari 20 kendaraan yang harus diuji, jadi Dinas Perhubungan tidak bisa langsung melayanani mereka secara bersamaan. Sehingga Dinas Perhubungan selalu menginformasikan tata cara & syarat-syarat pengujian agar mereka lebih mudah dan mengerti tata cara maupun syarat-syarat uji kir, sehingga masyarakat mampu untuk mengurus sendiri tanpa melalui calo. Dinas Perhubungan dalam kinerjanya lebih banyak mengeluarkan kebijakan. Kebijakan tersebut untuk membantu dan mentoleransi masyarakat tetapi tetap mempunyai batasan agar pemilik kendaraan lebih sadar. Jika 6 bulan kedepan mereka tidak memperbaiki kendaraan & tidak memenuhi syarat uji, maka kami tidak akan meluluskannya. (2) Kualitas pelayanan uji kir di Kabupaten Bangkalan masih kurang kondusif dikarena banyak sarana prasaran yang kurang mendukung seperti peralatan uji kir yang rusak dan tempat uji kir yang belum kondusif. Dinas Perhubungan selalu tanggap dalam melayani masyarakat selama ini, hanya saja kurangnya kesadaran pemilik kendaraan untuk memperbaiki bagian-bagian kendaraan mereka yang memang harus diperbaiki demi keselamatan pengendara maupun penumpang. Dinas Perhubungan tidak berani memberikan jaminan selama masyarakat pengguna layanan kir tidak mau bekerja sama. Padahal uji kir sangat penting dalam menentukan kendaraan tersebut layak jalan atau tidak. (3) Kendala Dinas Perhubungan dalam meningkatkan kualitas pelayanan uji kir di Kabupaten Bangkalan adalah kesadaran masyarakat yang kurang, mereka menilai uji kir tidak terlalu penting, padahal pengujian sangat diperlukan untuk menentukan layak jalan atau tidak agar keselamatan pengendara maupun penumpang terjaga. Kendaraan yang tidak memenuhi layak uji juga menjadi faktor kendala bagi Dinas Perhubungan untuk mewujudkan komitemen sebagai pelayan masyarakat. Selain itu rusaknya peralatan merupakan kendala bagi Dinas Perhubungan dalam memberikan pelayanan uji kir.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 31 May 2016 09:08
Last Modified: 31 May 2016 09:08
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31101

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo