UMM Institutional Repository

PENGUJIAN KOMPOSISI MEDIA IN VITRO PADA PERKECAMBAHAN BIJI APEL KULTIVAR MANALAGI MALANG

HARIONO, AGUS (2012) PENGUJIAN KOMPOSISI MEDIA IN VITRO PADA PERKECAMBAHAN BIJI APEL KULTIVAR MANALAGI MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pembimbing I: Ir. Misbah Ruhiyat, M.P.; Pembimbing II: Dr. Ir. Erny Ishartati, M.S. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media kultur in vitro yang tepat untuk induksi perkecambahan embrio dengan media dasar MS (Murashige & Skoog) menggunakan jenis gula dan ZPT (zat pengatur tumbuh) pada kultur in vitro biji apel kultivar manalagi Malang. Hipotesa dari percobaan penelitian ini adalah diduga media dasar MS (Murashige & Skoog) dengan jenis gula dan ZPT (zat pengatur tumbuh) yang tepat mampu mendorong induksi perkecambahan embrio pada kultur in vitro biji apel kultivar manalagi Malang. Penelitian ini dilakukan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi (PUSBANGBIOTEK) Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan 4 media perlakuan dan 1 media kontrol. Perlakuan penelitian adalah media kultur MS (Murashige & Skoog) dengan kombinasi ZPT (IAA 14 μM: GA3 1,5 μM: Kinetin 5 μM) serta (maltosa:sukrosa). Parameter pengamatan yang digunakan yaitu: persentase embrio hidup, persentase embrio pecah, warna embrio, saat inisiasi tunas, saat inisiasi akar, saat inisiasi daun, dan perkembangan embrio. Pengamatan dilakukan selama 84 HSI (hari setelah inokulasi). Hasil dari penelitian ini adalah persentase embrio hidup tertinggi terjadi pada komposisi media MS3 Maltosa 30gram: IAA14 μM: GA3 1,5 μM: Kinetin 5 μM) yaitu 75%±10,5, sedangkan persentase embrio hidup terendah pada MS2: (sukrosa30 gram:GA3 1,5 μM) yaitu 50%±11,5. Persentase embrio pecah tertinggi terjadi pada MS3 (Maltosa 30gram: IAA14 μM: GA3 1,5 μM: Kinetin 5 μM) yaitu 46,66%±11, sedangkan persentase embrio hidup terendah pada MS0 (Sukrosa 30gram ≠ ZPT) sebagai kontrol yaitu 15,38%±7. Media MS1(Sukrosa 30gram: IAA 14 μM: GA3 1,5 μM: Kinetin 5 μM) dan MS3 (Maltosa 30gram: IAA14 μM: GA3 1,5 μM: Kinetin 5 μM) mampu memecahkan dan mendorong inisiasi dan pertumbuhan tunas, daun, dan akar. Pada MS1 terjadi 6 inisiasi tunas, 3 inisiasi akar, serta 3 inisiasi (tunas:akar). Sedangkan pada MS3 terjadi 7 inisiasi tunas, 5 inisiasi akar, 2 inisiasi daun, 5 inisiasi (tunas:akar), serta 2 inisiasi (tunas:akar:daun). pada Media MS0, MS2, dan MS4 hanya mampu memecahkan embrio, tetapi belum mampu mendorong dalam pematangan dan pertumbuhan eksplan embrio Apel kultivar Manalagi Malang.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agronomy (54211)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 24 May 2016 02:07
Last Modified: 24 May 2016 02:07
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30579

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo