UMM Institutional Repository

HUBUNGAN TINDAKAN DISCHARGE PLANNING PERAWAT DENGAN ANGKA KEKAMBUHAN PADA PASIEN GANGGUAN JIWA

PANGESTU, FERRY TUGAS (2013) HUBUNGAN TINDAKAN DISCHARGE PLANNING PERAWAT DENGAN ANGKA KEKAMBUHAN PADA PASIEN GANGGUAN JIWA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ferrytugas-31234-1-pendahul-n.pdf

Download (489kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ferrytugas-31234-2-babi.pdf

Download (194kB) | Preview

Abstract

Latar belakang : Di Indonesia pelayanan keperawatan telah merancang berbagai bentuk format perencanaan pemulangan pasien, namun kebanyakan dipakai hanya dalam bentuk pendokumentasian resume pasien pulang, berupa informasi yang harus disampaikan pada pasien yang akan pulang seperti intervensi medis dan non medis yang sudah diberikan, jadwal kontrol, dan gizi yang harus dipenuhi setelah dirumah. Cara ini merupakan pemberian informasi yang sasarannya ke pasien dan keluarga hanya untuk sekedar tahu dan mengingatkan, namun tidak ada yang bisa menjamin apakah pasien dan keluarga mengetahui faktor resiko yang dapat membuat penyakitnya kambuh, dan penanganan kegawatdaruratan apa yang bisa dilakukan terhadap kondisi penyakitnya (Pemila, 2009). Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian observasi analitik dengan pendekatan retrospektif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 53 perawat di sepuluh ruangan di rumah sakit jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan cluster sampling. Dengan variabel independen adalah tindakan discharge planning dan variabel dependen adalah angka kekambuhan. Analisa data yang digunakan adalah dengan uji korelasi pearson. Hasil : Dari hasil penelitian tindakan discharge planning didapatkan tindakan discharge planning perawat dengan kategori baik sebesar 45,3% dan dengan kategori kurang baik sebesar 54,7%. Sedangkan rata-rata angka kekambuhan terbesar pada 3 bulan terakhir terdapat pada ruang rawat inap kakak tua dengan rata-rata pasien kambuh 17 pasien dengan persentase 13,9%. Sedangkan angka kekambuhan terkecil pada ruang rawat inap merpati dengan rata-rata pasien kambuh 7 pasien dengan persentase 5,7%. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tindakan discharge planning dengan angka kekambuhuan pada pasien gangguan jiwa. Dengan nilai p = 0,048. Sehingga dapat dijelaskan bahwa semakin baik tindakan perawat yang dilakukan atau Discha

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Mr Moch. sholeh
Date Deposited: 24 May 2016 02:04
Last Modified: 24 May 2016 02:04
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30578

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo