UMM Institutional Repository

KARAKTERISTIK MIE KERING DARI TEPUNG CASSAVA (Manihot esculenta) TERMODIFIKASI YANG DIPERKAYA DENGAN VITAMIN A TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata Durch)

Wafi, Riyan Ulhana (2013) KARAKTERISTIK MIE KERING DARI TEPUNG CASSAVA (Manihot esculenta) TERMODIFIKASI YANG DIPERKAYA DENGAN VITAMIN A TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata Durch). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-riyanulhan-31167-1-pendahul-n.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-riyanulhan-31167-2-bab1.pdf

Download (13kB) | Preview

Abstract

Cassava di Indonesia sangat digemari masyarakat, karena cassava dapat diolah menjadi makanan. Tepung cassava termodifikasi adalah produk tepung dari cassava yang diproses dengan prisip memodifikasi sel cassava sehingga hasilnya berbeda dengan tepung gaplek atau dengan tepung cassava. Tepung cassava cocok untuk subtitusi terigu pada produk pangan, salah satunya pada produk mie kering. Pada umumnya mie berbahan baku tepung terigu yang berasal dari gandum yang merupakan komoditas impor, dan ini memerlukan biaya yang besar. Diperlukan suatu cara untuk mengurangi impor tepung terigu tersebut, salah satu caranya yaitu dengan mensubtitusi tepung cassava yang telah termodifikasi dalam pembuatan mie kering. Mie yang selama ini ada selama ini, kandungan gizinya masih kurang memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perlu proses fortifikasi dalam pembuatan mie kering untuk meningkatkan kandungan zat gizi terutama vitamin A. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor, dimana faktor I adalah proporsi tepung terigu dan tepung cassava modifikasi yang terdiri atas 5 level. Faktor II adalah konsentrasi penambahan tepung labu kuning yang terdiri dari 2 level. Sehingga diperoleh 10 kombinasi dengan 3 kali ulangan. Terdapat interaksi yang sangat nyata antar proporsi tepung terigu dan tepung cassava termodifikasi dengan kosentrasi tepung labu kuning, terhadap kadar air, kadar protein, kadar lemak kandungan betakaroten dan daya patah mie kering. Mie kering terbaik dihasilkan pada kombinasi perlakuan T2L1 yaitu 95% dari proporsi 70% tepung terigu dan 30% tepung cassava modifikasi dengan 5% tepung labu kuning. Mie kering yang dihasilkan memiliki kadar air sebesar 5,41%, kadar protein sebasar 8,22%, kadar lemak sebasar 1,12%, kandungan beta karoten sebesar 18,90µg/g, dan daya patah sebesar 8,22N.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Animal Industrial Technology
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 24 May 2016 01:29
Last Modified: 24 May 2016 01:29
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30565

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo