UMM Institutional Repository

Simbolisasi Pusat Perbelanjaan Modern dan Pola Konsumsi Masyarakat Kota Malang

Anggraini, Melati (2012) Simbolisasi Pusat Perbelanjaan Modern dan Pola Konsumsi Masyarakat Kota Malang. Masters (S2) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--melatiangg-27910-2-babi.pdf

Download (76kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--melatiangg-27910-1-pendahul-n.pdf

Download (165kB) | Preview

Abstract

Perubahan masyarakat saat ini cenderung menuju pada budaya konsumeris seiring menjamurnya pusat perbelanjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui simbolisasi dan pengaruh pusat perbelanjaan modern terhadap pola konsumsi masyarakat kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dalam analisis dan pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada 10 (sepuluh) informan. Wawancara dilakukan ditempat realitas sosial yang diteliti tersebut berlangsung, selain dengan menggali informasi dengan teknik wawancara dengan informan, sehingga teknik wawancara lebih mendalam diarahkan untuk memperoleh data secara maksimal. Penelitian ini dilakukan di Kota Malang dengan alasan: 1) Pesatnya pembangunan yang dilakukan pemerintah kota Malang, terutama dalam hal pembangunan pusat perbelanjaan modern menjadikan kota ini sebagai salah satu kota tujuan belanja di Jawa Timur. Di kota Malang sendiri saat ini terdapat 13 pusat perbelanjaan modern, termasuk 2 (dua) Mall besar (Malang Olympic Garden dan MATOS), Hypermart dan di tambah dengan minimarket sebanyak 100 unit dan 2) Perkembangan kota Malang yang demikian pesatnya otomatis akan mempengaruhi masyarakat kota Malang, baik secara pola pikir maupun gaya hidup konsumerisme. Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Pembangunan pusat perbelanjaan modern di Kota Malang ternyata mempunyai simbolisasi yang berbeda-beda terhadap setiap individu. Individu memaknai pusat perbelanjaan modern bukan hanya sebagai tempat berbelanja. Namun pusat perbelanjaan modern bagi sebagaian orang dianggap sebagai tempat untuk berekreasi, tempat mendapatkan hiburan, tempat untuk jalan-jalan, dan sebagian orang menggunakan sebagai civic center, atau tempat untuk berkumpul. Sehingga dengan demikian muncul istilah bahwa pusat perbelanjaan modern sebagai tempat one stop shopping, karena semua keperluan konsumen dapat dibeli di sini, kedua, sebagai tempat one stop entertaiment karena semua fasilitas hiburan tersedia, seperti bioskop, game zone maupun arena bermain anak, ketiga, jika konsumen tidak ingin berbelanja maka konsumen bisa melakukan windows shopping, untuk melihat trend yang sedang berkembang saat ini.

Item Type: Thesis (Masters (S2))
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Postgraduate > Master of Sociology (69001)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 23 May 2016 04:07
Last Modified: 23 May 2016 04:07
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30532

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo