UMM Institutional Repository

PENERAPAN EYE MOVEMENT DESENSITIZATION AND REPROCESSING (EMDR) UNTUK PENANGANAN GANGGUAN POSTTRAUMATIC STRESS DISORDER (PTSD).

ABDULLAH S, AZIZAH (2013) PENERAPAN EYE MOVEMENT DESENSITIZATION AND REPROCESSING (EMDR) UNTUK PENANGANAN GANGGUAN POSTTRAUMATIC STRESS DISORDER (PTSD). Masters (S2) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-azizahabdu-30857-2-babi.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-azizahabdu-30857-1-pendahul-n.pdf

Download (232kB) | Preview

Abstract

Posttraumatic Stress Disorder (PTSD) merupakan hasil dari pengungkapan atas kejadian yang menekan atau serangkaian kejadian, seperti perang, perkosaan atau pelecehan. Merupakan respon normal oleh orang normal pada situasi abnormal. Penderita PTSD akan mengalami beberapa indikasi yakni meningkatnya kecemasan, penghindaran stimuli yang diasosiasikan dengan trauma dan tumpulnya respon emosional. Terapi EMDR (Eye Movement Desensitization And Reprocessing) berproses untuk membantu memprosesmemori yang berkaitandengankejadiantraumatissehinggatekanan yang dialamimenjadiberkurangsertameningkatkanakselerasiintegrasimemoritraumatisdengankognisiadaptifygtersimpandidalamotakdenganmemprosesbiokimiapadaotaksehinggamenjadi normal dantidaksensitif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terapi EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing) dapat mengurangi simtom-simtom pada penderita yang mengalami gangguan PTSD (Posttraumatic Stres Disorder) Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus tunggal non eksperimen. Desain pada penelitian ini menggunakan desain ABA. Subyek penelitian ini adalah seorang wanita yang berusia 26 tahun dengan gejala-gejala Posttraumatic Stress Disorder (PTSD).Alatukur yang digunakandalampenelitianiniadalahSelf ReportmelaluiIdentifikasiGejala PTSD dan HTQ (Harvard Trauma Questionnaire). HasilpenelitianinimenunjukkanbahwaterapiEMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing) mampu mengurangi simtom-simtom pada penderita yang mengalami gangguan PTSD (Posttraumatic Stres Disorder). Hasil yang didapat pada pra terapi S merasakan 15 simtom PTSD berdasarkan hasil pengukuran menggunakan metode Self Report melalui Identifikasi Gejala PTSD ,untuk HTQ didapatkan skor DSM yang berjumlah 3.8 dan skor total 3.675. Pengukuran pasca terapi dan follow up simtom-simtom PTSD yang dirasakan menjadi tidak ada (0) dan skor DSM menjadi 1 dan skor total menjadi 1.025 berdasarkan pengukuran menggunakan HTQ.

Item Type: Thesis (Masters (S2))
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Postgraduate > Master of Psychology (73103)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 23 May 2016 03:42
Last Modified: 23 May 2016 03:42
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30525

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo