UMM Institutional Repository

"BENTUK" BENTUK KEKERASAN DALAM SERIAL ANAK" ( Analisis Isi Dalam Serial" Naruto Season 1, Episode 4-5" Karya Masashi Kishimoto )

Putra, R. Dafit Radityo (2012) "BENTUK" BENTUK KEKERASAN DALAM SERIAL ANAK" ( Analisis Isi Dalam Serial" Naruto Season 1, Episode 4-5" Karya Masashi Kishimoto ). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--rdafitradi-27258-1-pendahul-n.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--rdafitradi-27258-2-babi.pdf

Download (83kB) | Preview

Abstract

Dasar dari pada film itu adalah menghibur masyarakat agar tidak jenuh setelah beraktifitas sekian hari.tapi hiburan disini tidak serta merta memiliki efek atau dampak yang selalu menghibur dan mendidik tapi juga tanpa tersadar adanya tindakan atau adegan yang seharusnya tidak untuk di publikasikan kepada masyarakat,khususnya pada film yang diperuntukkan anak-anak dibawah umur,NARUTO adalah perkembangan tayangan kartun yang mengatasnamakan hiburan untuk anak, namun nyatanya berisi berbagai hal buruk. Mereka yang masih berusia dini, pikiran dan tingkah laku mereka masih polos serta masih dalam tahap pertumbuhan, dimanfaatkan oleh beberapa pihak tertentu. Seberapa besar bentuk kekerasan dan Dari fenomena itulah peneliti ingin mencoba menganalisis kekerasan apa saja yang akan muncul pada serial "Naruto season 1, Episode 4-5". Dari situ akan ditemukan bagaimana perbandingan dari bentuk-bentuk kekerasan yang sudah dikategorikan dalam tiap-tiap episodenya. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi pendekatan kuantitatif dengan tipe statistik deskriptif yang menggunakan table frekuensi dan satuan ukur perdetik dalam tiap scene. Tujuan dari analisis isi adalah merepretasikan kerangka pesan secara akurat. Struktur kategori yang digunakan terbagi menjadi 3 : kekerasan verbal yang terbagi lagi menjadi 5 indikator yaitu 1.mencaci, 2.mengejek, 3.mencela, 4.membentak, 5.berbicara dengan nada tinggi. Struktur kategori berikutnya adalah kekerasan non verbal yang juga sama terbagi menjadi 5 indikator yaitu 1.memukul, 2.menendang, 3.membanting, 4.menggunakan senjata tajam, 5.menggunakan jurus.dan yang terakhir adalah kategori kekerasan psikologi yang terbagi menjadi 3 indikator yaitu 1.tatapan sinis, 2.ekspresi wajah tidak suka/marah, 3.perkataan ancaman.dari sekian kategori dan indikator diatas untuk dapat mengumpulkan data digunakanlah teknik pengkodingan. Hasil penelitian Episode 4 menunjukkan bahwa berdasarkan kategori kekerasan verbal sebesar 59 detik, indikator membentak 19 detik, mencela 18 detik, Berbicara dengan nada tinggi 11 detik, mencaci 7 detik, mengejek 4 detik.dan kategori kekerasan non verbal sebesar 109 detik, indikator memukul 76 detik, menggunakan senjata 33 detik, sedangkan pada indikator menendang,membanting dan menggunakan jurus itu 0.kategori yang terakhir adalah kekerasan psikologi sebesar 68 detik, indikatornya tatapan sinis 32 detik, ekspresi wajah marah/tidak suka 27detik, perkataan yang mengancam 9 detik. Total keseluruhan episode 4 dari kategori kekerasan verbal,non verbal dan psikologi adalah 236 detik. Sehingga dapat diketahui bahwa 236 detik < 1213 detik dari total durasi film Naruto episode 4, disimpulkan bahwa porsi unsur kekerasan tidak mendominasi dalam film Naruto episode 4, karena hasilnya kurang dari setengah jumlah total durasi film. Dan hasil penelitian Episode 5 juga menunjukkan bahwa berdasarkan kategori kekerasan verbal sebesar 72 detik, indikator membentak 40 detik, mencela 11 detik, Berbicara dengan nada tinggi 18 detik, mencaci 3 detik, mengejek 0 detik.dan kategori kekerasan non verbal sebesar 83 detik, indikator menggunakan senjata 15 detik, menendang 15 detik, membanting 9 detik, memukul 0 detik. Total keseluruhan episode 5 dari kategori kekerasan verbal, non verbal dan psikologi adalah 213 detik. Sehingga dapat diketahui bahwa 213 detik < 1213 detik dari total durasi film Naruto episode 5, disimpulkan bahwa porsi unsur kekerasan tidak mendominasi dalam film Naruto episode 5, karena hasilnya kurang dari setengah jumlah total durasi film. Sehingga dapat disimpulkan bahwa film naruto episode 4-5 mengandung unsure-unsur kekerasan :mencaci, mengejek, mencela, membentak, berbicara nada tinggi, memukul, menendang, menggunakan jurus, menggunakan senjata, tatapan sinis, ekspresi marah/tidak suka, dan perkataan ancaman.hal ini dapat diketahui peneliti dari hasil analisis dengan perhitungan yang akurat sehingga film kartun ini memang benar ada unsur kekerasan.disarankan untuk para peminat dan bagi orang tua untuk bisa menyeleksi film kartun yang aman untuk dikonsumsi oleh anak yang masih dibawah umur dan selalu menemani dan memberi pencerahan terhadap psikologi anak. ABSTRACT Basic of movie is entertaining public to overcome boredom after doing activities, but entertainment here does not also have entertaining effect and educated, but also realized scene or action which shouldn't be published to public, especially in movie directed to underage children. Naruto is animation television development labeled as child entertainment, but in fact has various bad things. They who're still in early age, their thought and behavior is still full also still in development phase used by certain parties. How large the form of violence and from such phenomena, the researcher wanted to analyze what violence appeared in "Naruto season 1 episode 4-5". There could be found how the comparison of violence form categorized in each episode. The research used content analysis by quantitative approach with descriptive statistic type, which used frequency and measurement unit per second in each scene. Content analysis purpose is represented message frame in accurate way. Category structures used divided into three: verbal violence, divided again into five indicator, they are: 1. swearing, 2. mocking, 3. criticizing, 4. shouting, 5.talking in high tone. The next category structures is non verbal violence which also divided into five indicators, they are: 1. punching, 2. kicking, 3. slamming, 4. using sharp weapon, 5. using fighting-style. And the last is psychological violence divided into three indicators, they are 1. cynical stare, 2. angry face expression, 3. threaten. From categories and indicators above, to collect data, there used coding technique. Research result of episode 4 showed that according to verbal violence category, there is 59 seconds, shouting indicator 19 seconds, criticizing 18 seconds, talking with high tone 11 seconds, swearing 7 seconds, mocking 4 seconds. And non verbal category is 109 seconds, punching category 76 seconds, using weapon 33 seconds, while in kicking, slamming, and using fighting style is 0. The last category is psychological violence for 68 seconds, the indicators are cynical stare 32 seconds, angry face expression 27 seconds, threatening 9 seconds. Total whole episode 4 from verbal violence, non verbal violence and psychology is 236 seconds. So it can be found that 236 seconds < 1213 seconds from total duration of Naruto movie episode 4, it's condluded that violence element portion didn't dominate Naruto movie episode 4, since the result less than half of movie total duration. From the research, Episode 5 also showed that according verbal violence category 72 seconds, shouting indicator 40 seconds, criticizing 11 seconds, talking with high tone 72 seconds, swearing 3 seconds, mocking 0 second, and non verbal violence category is 83 seconds, using weapon indicator 15 seconds, kicking 15 seconds, slamming 9 seconds, punching 0 second, total all episode 5 from verbal, non verbal and psychological violence is 213 seconds. So it can be concluded that 213 seconds < 1213 seconds from total of Naruto movie duration total of episode 5, it's concluded that violence element portion didn't dominate Naruto movie episode 5, since the result is less than half of total movie duration. It can be concluded that Naruto episode 4-5 contained violence elements: swearing, mocking, criticizing, shouting, talking in high tone, punching, kicking, using fighting style, using weapon, cynical stare, angry expression and threaten. It can be found by researcher from analysis result with accurate calculation, so this animation movie truly has violence elements, it's suggested for people who have interest and parents to select save animation movie to be consumed by underage children and always accompanying and giving enlightenment to child psychology.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 19 May 2016 04:24
Last Modified: 19 Mar 2018 06:33
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30343

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo