UMM Institutional Repository

PERLAKUAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG TERLIBAT TINDAK PIDANA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF

HOIRIYAH, (2012) PERLAKUAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG TERLIBAT TINDAK PIDANA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-hoiriyah07-28505-2-babi.pdf

Download (497kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-hoiriyah07-28505-1-pendahul-n.pdf

Download (661kB) | Preview

Abstract

Pembimbing I :Haris Thofly, SH, M.Hum Pembimbing II :Idaul Hasanah, S.Ag. M.HI Realita yang ada hingga saat ini, pembebasan secara penuh terhadap anak-anak sebagaimana yang ditaur dalam hukum Islam yang sangat mengedepankan hak-hak seorang anak, belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh anak-anak yang terlibat tindak pidana, baik terhadap anak yang bergama Islam sekalipun.Undang-undang hukum positif yang khusus mengatur tentang anak yang terlibat tindak pidana (Undang-undang tentang Pengadilan Anak) yang berlaku saat ini tidak sepenuhnya membebaskan terhadap seorang anak yang berstatus sebagai pelaku tindak pidana. Sehingga anak-anak yang terlibat tindak pidana masih tetap di proses. Penelitian ini mengambil rumusan masalah bagaimana perlakuan hukum terhadap anak yang terlibat tindak pidana dalam hukum Islam dan hukum positif, serta bagaimana persamaan dan perbedaan antara kedua hukum tersebut dalam memperlakukan anak yang terlibat tindak pidana. Penelitian ini menggunakan metode penulisan hukum yuridis normatif (normative legal research), dengan pendekatan komparatif (Comparative Approach). Kemudian hasil dari penelitian dianalisis untuk membandingkan antara hukum Islam dan hukum positif dalam memperlakukan anak yang terlibat tindak pidana. Status anak di bawah umur tidaklah sama dengan orang dewasa, sehingga apapun yang dilakukan oleh seorang anak tidak dapat disamakan dengan orang yang sudah dewasa, kenakalan seorang anak merupakan suatu gejala sosial yang tidak akan pernah terhapus adalam kehidupan bermasyarakat, sebab hal ini merupakann proses seorang anak hingga ia menemukan jati dirinya, sehingga seharusnya perbuatan tersebut tidak dikategorikan sebagai perbuatan jahat seperti halnya yang dilakukan oleh orang dewasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antara hukum Islam dan hukum positif mempunyai kesamaan dalam memperlakukan anak yang terlibat tindak pidana. selain itu juga terdapat perbedaan dalam hukum Islam dan hukum positif, dalam memperlakukan seorang anak yang terlibat tindak pidana, sebab dalam hukum positif masih ada pertanggungjawaban terhadap anak yang terlibat tindak pidana, dan hal tersebut tidak dianut dalam hukm Islam

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
K Law > K Law (General)
Divisions: Twinning Program
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 17 May 2016 10:20
Last Modified: 17 May 2016 10:20
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30261

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo