UMM Institutional Repository

PENERAPAN HAK DAN KEWAJIBAN ISTRI SEBAGAI PEKERJA BURUH PABRIK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Anggriani, Nur Afifah (2012) PENERAPAN HAK DAN KEWAJIBAN ISTRI SEBAGAI PEKERJA BURUH PABRIK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--nurafifaha-28053-2-babi.pdf

Download (47kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--nurafifaha-28053-1-pendahul-n.pdf

Download (115kB) | Preview

Abstract

Persoalan pelaksanaan kewajiban dalam keluarga serta pemenuhan hak didalamnya masih sering diperbincangkan dalam topik pembentukan keluaga sakinah. Sehingga dalam hal ini penulis merasa perlu untuk memaparkan beberapa masalah pelaksanaan kewajiban dan masalah pemenuhan hak. Yang dalam hal ini, materi yang akan diangkat lebih dikhususkan obyeknya adalah seorang istri yang bekerja sebagai buruh pabrik. Seorang istri yang semula tidak diwajibkan untuk mencari nafkah untuk keluarga, karena pada dasarnya seorang suamilah yang dibebani untuk mencukupi nafkah keluarga. Namun, pada kenyataannya, obyek penelitian kami yakni seorang istri sebagai buruh pabrik. Dimana seorang istri harus mampu membagi waktunya untuk bisa menjadi sosok istri dalam rumah tangga dan sebagai karyawati di pabrik. Sehingga memunculkan sebuah pertanyaan apakah dalam penerapan kewajiban istri dalam keluarga masih bisa terlaksana dan bagaimana masalah pemenuhan hak seorang istri di dalam keluarga ketika ia berperan ganda sebagai seorang istri dalam rumah tangga dan sebagai seorang karyawati dalam pabrik. Untuk bisa lebih mengetahui kondisi sebenarnya didalam rumah tangga mereka, penulis memakai jenis penelitian lapang, karena untuk bisa melihat secara langsung obyek penelitian. Disini penulis menggunakan teknik wawancara kepada pihak istri sebagai pekerja buruh dan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Lokasi penelitian yang kami pilih adalah desa Ampeldento yang mayoritas penduduknya sebagai pekerja buruh pabrik terutama penduduk wanita. Pada kenyataannya persoalan hak dan kewajiban suami istri lebih ditekankan bagaiman sepasang suami istri bisa menerapkannya dengan baik sehingga tetap terjalin hubungan keluarga yang sakinah mawaddah dan rahmah. Dari hasil penelitian pada wanita bekerja sebagai buruh pabrik yang memiliki peran ganda, sebagai ibu rumah tangga dan sebagai karyawati di pabrik masih mampu menjalankan kewajibannya di rumah sebagai istri dan mendapatkan hak tambahan dari seorang suami berupa rasa pengertian dan gotong royong dalam mengurusi rumah tangga. Adapun masalah dampak negatif yang timbul karena peran ganda istri, tidak terlalu signifikan sehingga masih lebih besar keuntungannya dari pada kerugiannya untuk rumah tangga yang mereka jalani.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Faculty of Islamic Studies > Department of Islamic Family Law (Ahwal Syakhshiyyah) (74230)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 17 May 2016 08:31
Last Modified: 17 May 2016 08:31
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30240

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo