UMM Institutional Repository

TUDI PENGGUNAAN KLOPIDOGREL SEBAGAI ANTIPLATELET PADA PASIEN ISCHEMIC CEREBROVASCULAR ACCIDENT (CVA) DI INSTALASI RAWAT INAP (Penelitian di Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar Malang)

HIDAYAH, FINURIL (2012) TUDI PENGGUNAAN KLOPIDOGREL SEBAGAI ANTIPLATELET PADA PASIEN ISCHEMIC CEREBROVASCULAR ACCIDENT (CVA) DI INSTALASI RAWAT INAP (Penelitian di Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-finurilhid-29612-1-pendahul-n.pdf

Download (371kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-finurilhid-29612-2-bab1.pdf

Download (96kB) | Preview

Abstract

Stroke adalah sindrom yang terdiri dari tanda dan/atau gejala hilangnya fungsi sistem saraf pusat fokal (atau global) yang berkembang cepat (dalam detik atau menit). Gejala-gejala ini berlangsung lebih dari 24 jam atau menyebabkan kematian. Stroke iskemik disebabkan pembentukan trombus lokal atau emboli serebral yang menyumbat pembuluh darah. Salah satu terapi pada stroke iskemik yang digunakan adalah klopidogrel sebagai antiplatelet. Oleh karena itu, dilakukan studi pola penggunaan klopidgrel pada pasien stroke iskemik. Studi diperoleh dari data Rekam Medik Kesehatan Pasien yang dilakukan di RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Studi ini dilakukan dengan metode deskriptif retrospektif dari RMK periode 1 Januari – 31 Desember 2011 pada pasien dengan diagnosa stroke iskemik dan mendapatkan terapi klopidgrel. Hasil studi menunjukkan bahwa pasien dengan diagnosa stroke iskemik yang mendapatkan terapi antiplatelet klopidogrel di RSU Saiful Anwar Malang periode 1 Januari 2011 – 31 Desember 2011 didapatkan sebanyak 33 sampel dengan persentase tertinggi pada distribusi jenis kelamin perempuan dibanding laki-laki adalah 55% : 45%. Sedangkan pada distribusi usia, pasien dengan usia 75-86 tahun dominan dengan presetase 24%. Terapi obat antiplatelet tunggal klopidogrel dengan presentase 58%, kombinasi dengan klopidogrel-asetosal 24%, penggantian klopidogrel dengan asetosal sebanyak 12%, dan penggantian asetosal dengan klopidogrel sebanyak 6%. Dosis yang diberikan pada penelitian ini sudah sesuai dengan dosis yang direkomendasikan yakni 75mg yang diberikan satu kali dalam sehari secara per oral. Terapi utama yang banyak digunakan yakni citicholin sebagai neuroprotektan dan simvastatin sebagai antihiperlipid. Pasien dengan terapi klopidogrel tunggal lebih banyak digunakan dibandingkan dengan adanya kombinasi yang dapat meningkatkan pendarahan dan jika dibandingkan dengan penggantian klopidogrel dengan asetosal atau sebaliknya. Sebagai seorang farmasis diharuskan untuk bertanggung jawab terhadap profesi yang dilakukan secara profesional Kata Kunci: klopidogrel, antiplatelet, stroke iskemik

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Mr Moch. sholeh
Date Deposited: 17 May 2016 03:41
Last Modified: 17 May 2016 03:41
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30191

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo