UMM Institutional Repository

STRES KERJA DAN STRATEGI COPING KARYAWAN FRONTLINER (TELLER) BANK

Permaitiyas, Eingrit (2012) STRES KERJA DAN STRATEGI COPING KARYAWAN FRONTLINER (TELLER) BANK. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-eingritper-28566-2-babi.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-eingritper-28566-1-pendahul-n.pdf

Download (177kB) | Preview

Abstract

Pembimbing: (1) Dra. Cahyaning Suryaningrum, M.Si. (2) M. Shohib, S.Psi., Msi. Dampak era globalisasi juga dialami dunia perbankan yang menyebabkan persaingan semakin ketat, sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut perusahaan perbankan dituntut meningkatkan daya saingnya dengan peningkatan kualitas SDM yang secara tidak langsung membuat tuntutan dan beban kerja yang dialami oleh karyawan bank semakin besar termasuk karyawan frontliner bagian teller. Apabila teller tersebut tidak dapat segera menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut maka dapat menimbulkan stres kerja. Stres kerja yang tidak diatasi dengan baik akan berakibat negatif pada pekerjaan atau diluar pekerjaan. Biasanya teller menggunakan strategi coping tertentu untuk mengatasi stres kerja yang sedang dialaminya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran stres kerja dan gambaran strategi coping pada karyawan bank bagian teller. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data adalah wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan frontliner pada perusahaan perbankan yang menjabat pada bagian teller. Jumlah subjek tiga orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek memiliki gambaran stres kerja yang hampir sama yaitu meliputi faktor penyebab stres kerja (stressor), gejala stres kerja, dan dampak stres kerja. Stressor yang sering dialami ketiga subjek adalah resiko pekerjaan yang berhubungan dengan uang tinggi, adanya konflik atau komplain dengan nasabah atau rekan kerja, meningkatnya jumlah nasabah pada waktu tertentu menyebabkan subjek harus bekerja lembur seperti pada akhir tahun, dan fasilitas perlengkapan kantor yang kurang terpenuhi dengan baik. Gejala stres kerja yang sering dialami subjek pada saat mengalami stres kerja adalah otot tubuh tegang atau tidak rileks, konsentrasi menjadi terganggu dan menurun, suasana hati mudah menjadi buruk, kurang konsentrasi pada saat diajak berkomunikasi, dan menjadi lebih pendiam setelah setelah menyelesaikan pekerjaan. Dampak stres kerja meliputi merasa ingin keluar dari pekerjaan karena tertekan dengan pekerjaannya dan sering melakukan kesalahan pada saat bekerja. Sedangkan dampak bagi orang lain yaitu hubungan dengan orang lain menjadi kurang harmonis, seperti dengan orang tua, pasangan, anak ataupun dengan rekan kerja. Sedangkan gambaran strategi coping yang digunakan adalah perpaduan antara strategi coping berfokus emosi dan strategi coping berfokus masalah. Coping berfokus emosi yang digunakan seperti mencari hiburan dengan jalan-jalan, makan bersama teman atau rekan kerja, dan lain-lain. Akan tetapi, ketiga subjek juga menggunakan coping berfokus masalah seperti berusaha menjelaskan kepada nasabah ketika ada konflik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology (73201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 16 May 2016 03:04
Last Modified: 16 May 2016 03:04
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30085

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo