UMM Institutional Repository

Analisis Framing Konstruksi Pemberitaan Bencana Merapi, Wasior, Mentawai Pada Situs Kompas dan Republika

Irfiana, Ifa (2011) Analisis Framing Konstruksi Pemberitaan Bencana Merapi, Wasior, Mentawai Pada Situs Kompas dan Republika. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-ifairfiana-24219-PENDAHUL-N.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-ifairfiana-24219-BAB+I.pdf

Download (108kB) | Preview

Abstract

Pemberitaan bencana alam di Indonesia yang sering kali terjadi selalu mendapat tempat di berbagai media. Adanya peminggiran dan penonjolan pemberitaan bencana, serta kebijakan pemerintah dalam upaya menangani bencana yang acap kali terjadi di Indonesia sangatlah menarik untuk terus disimak. Kontroversi dari berbagai pihak yang tidak setuju dengan kebijakan Pemerintah memunculkan gelombang perlawanan di media. Penanganan korban bencana Merapi, Wasior dan Mentawai merupakan contoh nyata dari penentuan kebijakan Pemerintah pasca bencana. Harapan para korban untuk dapat hidup kembali normal pasca bencana membutuhkan kepekaan dan ketegasan pihak Pemerintah dalam menetapkan kebijakan apa yang harus diambil. Dengan adanya fenomena tersebut, framing pemberitaan di media diharapkan mampu mendefinisikan serta menggiring opini publik dalam menyikapi bencana yang terjadi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis framing model Robert N Entman. Pemilihan model ini didasarkan atas konsep Entman yaitu menggambarkan secara luas bagaimana peristiwa dimaknai dan ditandakan oleh wartawan. Model ini menggunakan 4 perangkat, yaitu Define Problem (pendefinisian masalah), Diagnose Causes (memperkirakan penyebab masalah), Make Moral Judgement (membuat pilihan moral), dan Treatment Recommendation (menekankan penyelesaian). Sumber data yang dianalisis diperoleh dengan cara mendokumentasikan berita dari situs Kompas dan Republika. Dari hasil penelitan tersebut dapat disimpulkan bahwa konstruksi realitas pemberitaan bencana Merapi, Wasior dan Mentawai pada situs Kompas dan Republika memang sedikit berbeda. Pemberitaan pada situs Kompas dan Republika sebenarnya mempunyai esensi yang sama, yaitu penekanan pada sikap tegas pemerintah dalam menangani korban bencana. Sedangkan ragam angle hanya dilakukan untuk menceritakan sisi yang berbeda dari kasus bencana yang sedang terjadi. Frame KOMPAS.com mengenai isu bencana alam adalah menggambarkan salah satu penyebab bencana alam. KOMPAS.com juga menekankan pada persoalan penanganan korban yang disebabkan faktor kurang tegasnya pemerintah dalam menangani kasus bencana, serta lemahnya koordinasi diantara lembaga terkait dan antar lembaga yang saling tuding. Republika Online justru lebih banyak mengulas pernyataan Pemerintah terkait penyebab bencana, dengan harapan Pemerintah mampu menampilkan kejujuran dan ketransparansian. Namun menurut peneliti, KOMPAS.com punya tujuan yang lebih besar, yakni keinginannya pada pemerintah dan SBY agar tegas dalam menyikapi permasalahan yang dihadapi para korban bencana serta melindunginya. Maka dapat disimpulkan, media sebagai pengkonstruksi pesan, adalah yang menyajikan berita dengan bingkai tertentu sesuai kepentingannya. Bingkai pemberitaan tersebut bisa menguntungkan pihak-pihak tertentu terkait dengan sejauh mana wacana yang dibangun dapat mempengaruhi khalayak pembaca. Dari hasil analisis dapat dikatakan bahwa KOMPAS.com lebih mengedepankan ideologi humanisnya, hal ini terbukti dengan penekanan bahwa para korban bencana membutuhkan tindakan pasti untuk memperbaiki nasib mereka pasca terjadinya bencana. Keinginan para korban untuk dilindungi oleh pemerintah demi menuju kehidupan normal seperti sedia kala, juga patut diperjuangkan. Sementara itu Republika Online, ideologi yang diterapkan oleh harian ini dipengaruhi oleh ideologi/nilai keislaman yang dianutnya. Dapat dikatakan bahwa nilai keislaman yang dianut oleh Republika Online menganggap pelanggaran HAM penanganan korban bencana dan pernyataan dari pihak Pemerintahan harus dapat dipertanggungjawabkan dan diperbaiki dengan baik, termasuk meningkatkan kinerja Pemerintah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 16 May 2016 03:03
Last Modified: 16 May 2016 03:03
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30081

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo