UMM Institutional Repository

IMITASI TATA BERBUSANA DALAM FILM KARTUN JEPANG (STUDI PADA SISWA SMAK UNTUNG SUROPATI SIDOARJO)

Agus P.P., Raynaldo Beny (2011) IMITASI TATA BERBUSANA DALAM FILM KARTUN JEPANG (STUDI PADA SISWA SMAK UNTUNG SUROPATI SIDOARJO). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-raynaldobe-24220-PENDAHUL-N.pdf

Download (597kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-raynaldobe-24220-Bab+1.pdf

Download (49kB) | Preview

Abstract

Adanya imitasi atau peniruan tata berbusana dari budaya non-Indonesia, terutama budaya Barat, sudah dirasakan oleh berbagai pakar busana. "Komunitas SMAK Untung Suropati" Sidoarjo adalah komunitas yang beranggotakan 19 siswa SMAK Untung Suropati Sidoarjo. Mereka melakukan imitasi berbusana dari film-film kartun Jepang. Dalam waktu-waktu libur dan malam Minggu, para anggota komunitas saling berunjuk kebolehan melakukan imitasi berbusana. Masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pemahaman tata busana siswa SMAK Untung Suropati Sidoarjo? (2) Bagaimana imitasi busana dalam film kartun Jepang terhadap tata berbusana siswa SMAK Untung Suropati Sidoarjo? Imitasi adalah proses belajar melalui perilaku peniruan. Manusia belajar dengan cara meniru sesuatu dari lingkungannya, yang dikenal sebagai model. Film kartun Jepang memberi efek model atau identifikasi bagi beberapa siswa SMAK Untung Suropati Sidoarjo. Dalam penelitian ini tata berbusana dari para aktor film kartun Jepang memberi efek model terhadap siswa. Efek model tata berbusana dapat bersifat keseluruhan, sebagian atau modifikasi atas tata busana para aktor film kartun Jepang. Dengan demikian tata busana para aktor yang dijadikan model dapat bersifat keseluruhan, sebagian atau modifikasi atas (1) jenis dan model, (2) warna, (3) motif, (4) tata cara, serta (5) simbol dan makna berbusana. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Kata-kata dan tingkah laku subjek yang diamati adalah tingkah laku para siswa SMAK Untung Suropati Kota Sidoarjo, Jawa Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi partisipasi. Analisis data bersifat interaktif dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Untuk memperoleh tingkat kepercayaan hasil penelitian ditempuh cara triangulasi, Triangulasi digunakan untuk (1) pengecekan data, (2) pembandingan gejala-gejala yang tampak maupun tak tampak, (3) pembandingan dengan penelitian atau temuan yang dilakukan oleh peneliti lain atau (4) pengujian temuan. Dari analisis data disimpulkan bahwa (1) Pemahaman tata busana siswa komunitas SMAK Untung Suropati Sidoarjo dapat dikatakan kurang. Hal ini ditandai dengan (a) kurang memahami jenis dan model busana, (b) dalam hal imitasi warna busana kurang bervariasi, (c) tidak mengerti perbedaan antara motif dengan warna, (d) tata cara berbusana cenderung sesukanya, dan (e) tidak memahami sama sekali tentang simbol dan makna busana. (2) Dalam hal imitasi busana dari film kartun Jepang: (a) Secara umum para responden tidak melakukan imitasi atas jenis dan model busana. Tidak ada imitasi atas jenis dan model pakaian. Ada imitasi atas jenis dan model perlengkapan busana. Ada imitasi atas jenis dan model riasan wajah. (b) Secara umum para responden melakukan imitasi atas warna busana. Ada imitasi atas warna pakaian. Ada imitasi atas warna perlengkapan busana. Ada imitasi atas warna riasan wajah. (c) Secara umum para responden melakukan imitasi atas motif busana. Ada imitasi atas motif pakaian. Ada imitasi atas motif perlengkapan busana. Ada imitasi atas motif riasan wajah. (c) Secara umum, secara berkelompok, para responden melakukan imitasi atas tata cara berbusana. Ada imitasi atas tata cara berpakaian. Ada imitasi atas tata cara berpelengkapan busana. Ada imitasi atas tata cara riasan wajah. Sebaliknya secara individual ada sebagian responden melakukan imitasi atas tata cara berbusana dan ada sebagian yang lain yang tidak melakukan imitasi atas tata cara berbusana. (d) Secara umum para responden tidak melakukan imitasi atas simbol dan makna berbusana. Tidak ada imitasi atas simbol dan makna pakaian. Tidak ada imitasi atas simbol dan makna perlengkapan busana. Tidak ada imitasi atas simbol dan makna riasan wajah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 16 May 2016 02:59
Last Modified: 16 May 2016 02:59
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30077

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo