UMM Institutional Repository

PERANAN K3 (KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA) DALAM MENGURANGI PERILAKU BERBAHAYA PADA ANIMAL KEEPER TAMAN SAFARI INDONESIA II

ZUHRI, SYAIKHUDDIN (2012) PERANAN K3 (KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA) DALAM MENGURANGI PERILAKU BERBAHAYA PADA ANIMAL KEEPER TAMAN SAFARI INDONESIA II. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-syaikhuddi-28806-2-babi.pdf

Download (30kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-syaikhuddi-28806-1-pendahul-n.pdf

Download (942kB) | Preview

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam lingkungan kerja mempunyai maksud memelihara keselamatan dan kesehatan tenaga kerja. Adanya program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat menimbulkan kerugian bagi diri karyawan maupun perusahaan dan dapat mengurangi terbentuknya perilaku berbahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja pada karyawan. Seperti banyaknya kecelakaan yang terjadi di TSI II rata-rata penyebabnya adalah karena Keeper yang bersangkutan melakukan perilaku berbahaya. Hal yang menimbulkan pertanyaan adalah yang berperan besar dalam kecelakaan tersebut apakah dari human error, manajemen error, dan apakah dari faktor-faktor lain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perilaku berbahaya dan bagaimana peranan dari K3 yang ada di TSI II. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti mengambil sampel animal keeper dari seluruh karyawan Taman Safari Indonesia II Prigen. Teknik pengambilan sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 15 subyek. Menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara semistruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Analisis datanya dengan model milik Miles dan Hebermas, menggunakan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitihan ini diperoleh gambaran bahwa ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya perilaku berbahaya antara lain sebagai berikut: dari faktor man, faktor-faktornya adalah adanya kesalahan persepsi dari keeper tentang pekerjaannya, adanya pelanggaran (violation) terhadap SOP, sikap yang buruk terhadap keselamatan kerja Dari faktor media, yang bisa menjadi salah satu faktor berpengaruh bagi terjadinya perilaku berbahaya adalah hubungan internal antar pekerja yang kurang baik dan kompak, serta hubungan antara pekerja dan pimpinan yang kurang kondusif, dan masalah shift kerja yang kurang tertata dengan baik.Dari faktor machine, yang dapat menjadi faktor timbulnya perilaku berbahaya adalah masih digunakannya peralatan yang sudah cukup usang dan tidak layak pakai. Dan dari faktor manajemen, yang dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya perilaku berbahaya adalah kurangnya pengawasan terhadap penerapan K3, kurangnya komunikasi atau kedekatan dengan bawahannya, keterlambatan dalam penyediaan stok barang dan perlengkapan, dan adanya tindakan yang kurang tegas dalam penerapan K3 terhadap keeper saat bekerja. Sehingga peranan K3 kurang berjalan dengan efektif.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology (73201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 16 May 2016 01:51
Last Modified: 16 May 2016 01:51
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30037

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo