UMM Institutional Repository

KONFLIK INTERPERSONAL KARYAWAN PT.PLN(PERSERO) RAYON RANTAU YANG DIPIMPIN OLEH MANAJER JUNIOR

Rahayu, Sri (2012) KONFLIK INTERPERSONAL KARYAWAN PT.PLN(PERSERO) RAYON RANTAU YANG DIPIMPIN OLEH MANAJER JUNIOR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-srirahayu0-30066-2-babi.pdf

Download (30kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-srirahayu0-30066-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pembimbing:(1) Dra. Djudiyah, M.Si (2) Zainul Anwar, M.Psi Dewasa ini, banyak perusahaan yang dipimpin oleh manajer junior. Manajer junior adalah pimpinan yang berusia lebih muda daripada karyawannya. PT. PLN (PERSERO) Rayon Rantau Provinsi Kalimantan Selatan dipimpin oleh seorang Manajer yang muda. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu karyawan diketahui bahwa pernah terjadi konflik antara karyawan senior dengan manajer junior dalam bekerja tentang pengalaman kerja. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk mengetahui konflik interpersonal apa saja yang terjadi dan untuk mengetahui bagaimana manajemen konflik interpersonal karyawan yang dipimpin oleh manajer junior. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini berjumlah 5 orang yaitu manajer dan 4 karyawan dengan persyaratan yakni usia karyawan minimal 10 tahun lebih tua dari manajer. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara semiterstruktur. Metode analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Metode keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi sumber dengan manajer dan rekan kerja subjek. Hasil penelitian menemukan bahwa dari 4 subjek penelitian, 2 orang subjek sedikit mempermasalahkan dipimpin oleh manajer yang berusia lebih muda karena manajer yang berusia muda cerdas dalam menganalisa pekerjaan serta mempunyai visi dan misi yang bagus untuk kemajuan perusahaan. Sedangkan 2 orang subjek lainnya mempermasalahkan dipimpin oleh manajer junior karena berusia muda dan pengalaman kerja masih kurang. Konflik interpersonal yang terjadi antara karyawan dan manajer junior disebabkan karena masalah pengalaman kerja, faktor persepsi mengenai perencanaan(plan) manajemen logistik dan faktor komunikasi mengenai komunikasi vertikal, yakni Komunikasi manajer kepada karyawan, dan komunikasi karyawan kepada manajer. Strategi manajemen konflik yang dilakukan dengan 2 cara, yaitu The Teddy Bear (Smoothing) konflik harus dihindari dan memilih sikap mengalah agar hubungan tidak menjadi rusak demi keharmonisan. Menuruti dan tetap menjalankan perintah dari manajer merupakan strategi karyawan untuk tetap menjaga keharmonisan. (The Owl (Confronting) yaitu konflik merupakan masalah yang harus dicari pemecahannya dan pemecahan itu harus sejalan dengan tujuan-tujuan pribadinya maupun tujuan-tujuan pribadi lawannya. Mendiskusikan permasalahan yang terjadi dan menjelaskan maksud yang ingin disampaikan kepada manajer merupakan strategi karyawan untuk mengatasi konflik interpersonal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology (73201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 13 May 2016 10:19
Last Modified: 13 May 2016 10:19
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29951

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo