UMM Institutional Repository

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA (+) POSITIF PADA KLIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS KENDAL KEREP KECAMATAN BLIMBING MALANG

INDRASARI, YUSITA TRI (2012) HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA (+) POSITIF PADA KLIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS KENDAL KEREP KECAMATAN BLIMBING MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yusitatrii-29237-1-pendahul-n.pdf

Download (719kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yusitatrii-29237-2-bab1.pdf

Download (99kB) | Preview

Abstract

Latar belakang : Status gizi merupakan faktor yang berperan dalam kejadian penyakit tuberkulosis paru BTA Positif. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi seperti pendapatan, pendidikan, pekerjaan, budaya (faktor eksternal), usia, kondisi fisik dan infeksi (faktor internal). Penyakit infeksi seperti tuberkulosis dapat memperburuk keadaan gizi, dan keadaan gizi yang buruk dapat mempermudah terkenanya penyakit infeksi. Keadaan mal nutrisi akan mempengaruhi daya tahan tubuh seseorang sehingga rentan terhadap kuman tuberkulosis. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi status gizi pasien dan mengidentifikasi adakah hubungan antara status gizi dengan kejadian penyakit tuberkulosis paru bakteri tahan asam positif pada klien tuberkulosis. Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 20 klien yang datang berobat ke Puskesmas Kendal Kerep Kecamatan Blimbing Malang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Variabel independen adalah status gizi dan variabel dependen tuberkulosis paru. Analisa data yang digunakan adalah dengan uji Chie Square dan uji koefisien kontingensi C. Hasil : Hasil dari penelitian ini didapatkan di mana nilai sig < (0,021 < 0,05) sehingga Ho ditolak yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian tuberkulosis paru dan didapatkan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,528 yang artinya dapat dinyatakan kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang cukup erat karena besar koefisien tersebut lebih dari 0,5. Kesimpulan : Ada hubungan antara status gizi dengan kejadian penyakit tuberkulosis paru BTA (+) positif. Penelitian ini dapat digunakan sebagai tambahan informasi dalam menentukan pemilihan jenis pengobatan seiring dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi serta informasi, sehingga nantinya akan lebih selektif lagi dalam memilih dan menggunakan sarana pengobatan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Nursing (14201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 13 May 2016 02:29
Last Modified: 13 May 2016 02:29
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29863

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo