UMM Institutional Repository

PENGARUH TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) TERHADAP PENURUNAN GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH PUSKESMAS DINOYO

ARBA, SUSAN (2012) PENGARUH TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) TERHADAP PENURUNAN GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH PUSKESMAS DINOYO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-susanarba0-29287-1-pendahul-n.pdf

Download (766kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-susanarba0-29287-2-babi.pdf

Download (205kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus merupakan suatu penyakit metabolik penyebab kematian terbesar keempat di dunia. Penyakit ini ditandai dengan peningkatan gula dalam darah yang diikuti dengan gejala khasnya yaitu adanya poliuri, polifagi, polidipsi dan lemas. Diabetes melitus paling banyak ditemukan pada usia 40 tahun ke atas dan sangat penting melakukan pengontrolan gula darah untuk mencegah komplikasi akut maupun kronis. Salah satu cara mengontrol atau menurunkan gula darah adalah dengan terapi SEFT (spiritual emotional freedom technique) yang merupakan terapi dengan ketukan ringan pada 18 titik kunci di sepanjang 12 jalur energi yang dipadu dengan unsur spiritual (keyakinan kepada Tuhan YME), yang memperbaiki gangguan energi tubuh untuk menetralisir gangguan fisik dan gangguan emosi sebagai penyebab meningkatnya gula darah/hiperglikemia. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh terapi SEFT (spiritual emotional freedom technique) terhadap penurunan gula darah pada penderita diabetes melitus. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian one group pretest posttest design yang meneliti hubungan antara variabel sebelum dan setelah diberikan terapi SEFT. Penelitian ini dilakukan pada bulan desember 2011 di wilayah Puskesmas Dinoyo Malang. Subyek penelitian adalah penderita diabetes melitus (n = 20) diambil dengan metode non probability sampling dengan tehnik purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan sistem komputerisasi SPSS 17 dengan uji-T dependen (uji berpasangan). Hasil : Dari hasil analisis menggunakan komputerisasi SPSS 17.00 didapatkan 20 orang dengan gula darah sewaktu (GDS) tinggi dan tidak ada responden yang mengalami toleransi glukosa terganggu (TGT) dan gula darah sewaktu (GDS) normal. Dengan rerata penurunan gula darah setelah dilakukan terapi SEFT sebesar 75,05 mg/dl. Terdapat pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan gula darah pada penderita diabetes melitus. Pada uji hipotesis dengan menggunakan Uji-T Dependen didapatkan thitung lebih besar dari ttabel (6,755 > 2,093) dan nilai signifikansi kurang dari alpha (0,000 < 0,050). Maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada perbedaan hasil antara variabel sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan dengan menggunakan terapi SEFT.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Nursing
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 13 May 2016 02:14
Last Modified: 13 May 2016 02:14
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29854

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo