UMM Institutional Repository

TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS TERHADAP MALPRAKTEK YANG BERTENTANGAN DENGAN INFORMED CONSENT YANG DI BUAT OLEH DOKTER DALAM MELAKSANAKAN PROFESI KEDOKTERAN (Studi Di Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang)

ASIYAH, YUNI (2012) TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS TERHADAP MALPRAKTEK YANG BERTENTANGAN DENGAN INFORMED CONSENT YANG DI BUAT OLEH DOKTER DALAM MELAKSANAKAN PROFESI KEDOKTERAN (Studi Di Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yuniasiyah-28487-1-pendahul-n.pdf

Download (842kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yuniasiyah-28487-2-babi.pdf

Download (60kB) | Preview

Abstract

Pada awalnya hubungan dokter dengan pasien bersifat paternalistic dimana pasien harus sepenuhnya tunduk pada kekuasaan dokter. Agar dapat menanggulangi masalah secara proporsional dan mencegah kelalaian profesi atau yang dinamakan kesalahan/kelalaian medis (malpraktek medis) di bidang kedokteran.Dokter wajib melakukan informend consent (Persetujuan Medis) dalam setiap transaksi terapeutik yang dilakukan, karena telah diatur dalam Undang-undang No 29 tahun 2004 tentang praktek kedokteran. Tujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk malpraktek yang bertentangan dengan informed consent yang di buat oleh dokter dalam melaksanakan profesi kedokteran di rumah sakit islam aisyiyah malang dan pertanggung jawaban bagi dokter yang mengakibatkan terjadinya malpraktek pada pasien dalam praktek di Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang sebagai wujud pelaksanaan profesi kedokteran. Metode pendekatan yuridis sosilogis, teknik pengumpulan data berupa wawacara langsung ke lokasi penelitian di Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang sebagai tempat pengambilan data primer. Kemudian data hasil penelitian tersebut dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan. Melakakukan tindakan medis tidak sesuai dengan keahlian dan tidak Melakukan Informed Consent. Kesimpulannya, Bentuk tindak pidana tersebut jelas adanya tindakan medik yang dilakukan terhadap pasien oleh seorang dokter, sedangkan pasien tidak pernah memberikan persetujuan atas tindakan tersebut. Dari bentuk tindak pidana malpraktek yang bertentangan dengan informed consent tersebut maka pihak-pihak yang melanggar ketentuan tersebut dapat dimintai pertanggung jawaban secara hukum apabila pasien merasa dirugikan.Saran memberikan penjelasan kepada pasien dengan bahasa yang mudah di mengerti oleh pasien.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 12 May 2016 07:17
Last Modified: 12 May 2016 07:17
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29785

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo