UMM Institutional Repository

PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN PENGANGKUT ANGKUTAN UDARA NIAGA BERJADWAL DOMESTIK TERHADAP PENUMPANG YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN KEBERANGKATAN DARI BANDAR UDARA NGURAH RAI BALI DITINJAU DARI KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM 25 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN UDARA

Irawan, Roy (2012) PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN PENGANGKUT ANGKUTAN UDARA NIAGA BERJADWAL DOMESTIK TERHADAP PENUMPANG YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN KEBERANGKATAN DARI BANDAR UDARA NGURAH RAI BALI DITINJAU DARI KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM 25 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN UDARA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-royirawan0-28555-1-pendahul-n.pdf

Download (602kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-royirawan0-28555-2-babi.pdf

Download (54kB) | Preview

Abstract

Pengangkut udara adalah badan usaha angkutan udara niaga, pemegang izin kegiatan angkutan udara bukan niaga yang melakukan kegiatan angkutan udara niaga berdasarkan ketentuan Undang-Undang ini, dan/atau badan usaha selain badan usaha angkutan udara niaga yang membuat kontrak perjanjian angkutan udara niaga. Penelitian ini mengkaji secara mendalam tentang bagaimana pertanggung jawaban perusahaan pengangkutan. Adapun rumusan masalah dalam penulisan ini yaitu, 1) Bagaimana pelaksanaan tanggung jawab perusahaan pengangkut angkutan udara terhadap penumpang yang mengalami keterlambatan keberangkatan dari bandar udara udara Ngurah Rai Bali ditinjau dari Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: 25 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara. 2) Apakah yang menjadi faktor pendukung atau faktor penghambat dalam pemenuhan hak penumpang sebagai konsumen apabila terjadi keterlambatan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Teknik pengambilan data dengan wawancara, dokumentasi, partisipatif serta studi kepustakaan. Sedangkan tehnik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian bahwa pertanggung jawaban perusahaan pengangkut angkutan udara atas kerugian yang timbul karena terjadinya keterlambatan adalah hanya sebatas perusahaan pengangkut angkutan udara memenuhi pasal 36 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: 25 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara. Namun demikian kerugian lain yang timbul atas keterlambatan keberangkatan penulis katakan tidak menjadi tanggung jawab lain, kecuali terdapat inisiatif penumpang sebagai konsumen untuk menuntut perusahaan pengangkut angkutan udara dengan dasar tuntutan ganti rugi kerugian ataupun wanprestasi, dimana penulis menganggap keterlambatan keberangkatan adalah penggantian isi prestasi dalam perjanjian yang tertulis dalam tiket secara sepihak tanpa meminta persetujuan dari penumpang selaku konsumen atau pihak dalam perjanjian pengangkutan udara tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 12 May 2016 07:06
Last Modified: 12 May 2016 07:06
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29781

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo