UMM Institutional Repository

PERAN HUMAS DALAM MENGATASI KRISIS REPUTASI Studi pada Museum Satwa kota Batu

Sari, Zumrotul Novita (2011) PERAN HUMAS DALAM MENGATASI KRISIS REPUTASI Studi pada Museum Satwa kota Batu. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-zumrotulno-21999-Pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-zumrotulno-21999-Bab+I.pdf

Download (58kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari atas fenomena penolakan berdirinya Museum Satwa oleh warga Oro-Oro Ombo, LSM dan Legislatif bulan Desember 2009. Hal ini disebabkan pengeboran air bawah tanah (ABT) oleh Museum Satwa yang ditakutkan akan mengancam kelangsungan sumber air lingkungan sekitar. Lalu, perijinannya yang belum tuntas juga mengakibatkan warga menolak keberadaan Museum Satwa Museum Satwa. Sejumlah media lokal dan nasional turut memberitakan masalah ini. Adanya masalah penolakan terhadap Museum Satwa ini dapat berpengaruh terhadap reputasi perusahaan. Tentunya, kondisi krisis yang dialami oleh Museum Satwa akan berdampak buruk terhadap reputasi perusahaan nantinya.Melihat fakta tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana peran humas dalam mengatasi krisis reputasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan peran yang dilakukan oleh humas Museum Satwa dalam mengatasi krisis reputasi. Secara konseptual, dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan peran humas dan krisis reputasi. Adapun peran humas yang terdiri dari empat peran. Yakni Expert Prescriber (ahli dan penasehat manajemen), Communication Fasilitator (perantara atau penghubung komunikasi), Problem Solving process Communication (pemecah masalah), dan Communication technician (sebagai pelaksana teknis). Dalam penelitian ini yang menjadi fokus penelitian adalah keterlibatan humas, perencanaan, dan solusi yang direkomendasikan humas kepada perusahaan dalam mengatasi krisis reputasi yang terjadi di Museum Satwa kota Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif . yakni mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti secara sistematis dan faktual. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi. Yang menjadi unit analisis adalah individu, dokumentasi dan observasi. Teknik analisa data dilakukan dengan cara menyusun hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi lalu dibuat kesimpulan agar mudah dipahami. Kemudian, untuk menetapkan keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa humas berperan penting dalam mengatasi krisis reputasi. Humas berperan sebagai Ahli penasehat manajemen. Hal ini terlihat dari aktifitas humas dalam pencetusan ide maupun saran untuk peruahaan dalam mengatasi krisis reputasi. Selain itu, pengkonsepan desain komunikasi publikasi juga berasal dari humas. Aktifitas humas dalam pencarian solusi bersama tim krisis menunjukkan perananya sebagai pemecah masalah. Kemudian humas juga berperan sebagai fasilitator komunikasi. Hal ini terlihat dari aktifitas humas dalam penyampaian penjelasan dipersidangan kepada Warga, Lesislatif dan LSM, kemudian menyampaikan hasil persidangan kepada pimpinan perusahaan, Aktifitas humas

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 12 May 2016 03:16
Last Modified: 12 May 2016 03:16
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29720

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo