UMM Institutional Repository

PESAN MORAL DALAM ALBUM MUSIK (Analisis isi Lirik Lagu pada Album Kamar Gelap Karya Efek Rumah Kaca Band)

TAUFIK, MUHAMAD (2011) PESAN MORAL DALAM ALBUM MUSIK (Analisis isi Lirik Lagu pada Album Kamar Gelap Karya Efek Rumah Kaca Band). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-muhamadtau-22067-PENDAHUL-N.pdf

Download (481kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-muhamadtau-22067-BAB+I.pdf

Download (240kB) | Preview

Abstract

Musik di Indonesia dewasa ini perkembangannya lebih menyesuaikan dengan selera pasar. Sehingga industri musik lebih banyak melahirkan lagu-lagu yang laku dipasaran, misalnya seperti saat ini yang sedang digandrungi adalah musik yang bertemakan percintaan. Pesan-pesan lagu seperti ini yang membuat moral masyarakat kita menuju ke arah yang tidak baik karena selalu disuguhi dengan lagu-lagu bertema cinta. Apalagi masyarakat kita masih banyak yang tergolong sebagai pendengar musik yang pasif. Efek Rumah Kaca merupakan band pendatang baru di blantika musik Indonesia yang mengusung musik pop dan bernaung di bawah Indie label. Efek Rumah Kaca sendiri telah menelurkan 2 album yakni "Self Titled" tahun 2007 dan "Kamar Gelap" tahun 2008. Alasan peneliti memilih Album kamar gelap sebagai objek penelitian, dikarenakan lagu-lagu dalam album tersebut mengangkat tema lirik lagu yang bervariasi.Baik tentang cinta, politik maupun kehidupan sosial yang banyak mengandung unsur pesan moral didalamnya. . Mereka mengemasnya dengan bahasa lirik yang puitis dan kritis seolah mengajak pendengarnya untuk memahami makna dari tiap bait-bait lirik yang dituliskan. Dari latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar frekuensi kemunculan kategori-kategori pesan moral dalam album Kamar Gelap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi kemunculan pesan moral berdasarkan kategori-kategorinya dalam album kamar gelap. Peneliti menggunakan teknik penelitian analisis isi dalam penelitian ini, menurut Barelson, analisis isi adalah teknik penelitian yang dilakukan secara objektif, sistematis dan menggambarkan secara kuantitatif mengenai isi media komunikasi yang bersifat manifest (Nanang, 2010:76). Tujuan dari analisis isi adalah untuk mengurai isi komunikasi, membandingkan isi media dengan dunia real, serta sebagai langkah awal bagi studi tentang efek media. . Penelitian ini menggunakan unit analisis perbaris kalimat dan satuan ukur yang digunakan adalah kalimat yang mengandung unsur pesan moral yang terdiri dari segi kebiasaan, Moral sosial, dan Ketuhanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pesan moral yang terdapat pada lagu pertama berjudul Tubuhmu membiru tragis sebanyak 11 kalimat (91,67 %). Lagu kedua berjudul Kau dan aku menuju ruang hampa sebanyak 8 kalimat (57,14 %). Lagu ketiga berjudul Mosi Tidak Percaya sebanyak 19 kalimat (95 %). Lagu keempat berjudul Lagu Kesepian sebanyak 8 kalimat (60 %). Lagu kelima berjudul Hujan Jangan Marah sebanyak 6 kalimat (60 %). Lagu keenam berjudul Kenakalan Remaja Di era Informatika sebanyak 11 kalimat (7,69 %). Lagu ketujuh berjudul Menjadi Indonesia sebanyak 11 kalimat (64,70 %). Lagu kedelapan berjudul Kamar Gelap sebanyak 10 kalimat (58,82 %). Lagu Kesembilan berjudul Jangan Bakar Buku sebanyak 12 kalimat (85,71 %). Lagu kesepuluh berjudul sebanyak Banyak Asap Disana 11 kalimat (91,66%). Lagu kesebelas berjudul Laki-laki Pemalu sebanyak 7 kalimat (43,75 %). Lagu kedua belas atau lagu terakhir sebanyak 14 kalimat (77,77 %). Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kemunculan pesan moral sangat dominan dalam album kamar gelap karya Efek Rumah Kaca ini. Kategori pesan moral yang paling banyak muncul adalah kategori Moral Sosial muncul dari keseluruhan lagu. Album Kamar Gelap Karya Efek Rumah Kaca ini sangat baik menjadi contoh bagi orang yang menggeluti dunia musik untuk menciptakan karya lagu dengan lirik atau syair lagu yang sarat akan pesan moral, informatif, edukatif sehingga musik tidak hanya sebagai sarana hiburan melainkan juga dapat di jadikan sebagai media yang mendidik masyarakat pendengarnya. Sedangkan bagi kalangan penikmat musik, sebaiknya menempatkan musik tidak hanya sebagai media hiburan semata akan tetapi dapat memahami isi karya lagu yang didengarkan sehingga dapat menyaring baik atau buruk pesan yang disampaikan oleh penciptanya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 12 May 2016 02:13
Last Modified: 12 May 2016 02:13
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29622

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo