UMM Institutional Repository

REGULASI PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN TERHADAP KANDUNGAN BAHAN-BAHAN BERBAHAYA DALAM PRODUK INDUSTRI MAKANAN

KURNIASIH, (2012) REGULASI PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN TERHADAP KANDUNGAN BAHAN-BAHAN BERBAHAYA DALAM PRODUK INDUSTRI MAKANAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--kurniasih0-27989-1-pendahul-n.pdf

Download (542kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--kurniasih0-27989-2-babi.pdf

Download (252kB) | Preview

Abstract

Pembimbing I : Catur Wido Haruni, SH., MSi.,MHum Pembimbing II : Emei Dwi Nanarhati S., SH., LL.M Skripsi ini mengangkat tentang perlindungan hukum terhadap konsumen terutama pada industry pangan. Akibat proses industrialisasi dalam memproses produk makanan timbul permasalahan sehubungan dengan adanya barang-barang atau produk makanan yang mengandung bahan-bahan berbahaya yang merugikan pihak konsumen. Perlindungan hukum bagi konsumen makanan menurut Undang-Undang No. 7 Tahun 1996 Tentang Pangan belum terwujud sebagaimana mestinya, karena ketiadaan pengetahuan konsumen yang berkenaan dengan ketentuan-ketentuan, peraturan-peraturan yang mengatur standarisasi mutu makanan. Sehingga konsumen tidak dapat mempergunakan hak-haknya secara wajar untuk mendapatkan penggantian kerugian dari produsen. Tujuan dari penelitian ini melihat pengaturan terkait perlindungan hokum terhadap konsumen mengenai produk makanan yang mengandung bahan-bahan berbahaya serta Implikasi hokum terhadap konsumen dan pelaku usaha mengenai produk makanan yang memiliki kandungan bahan-bahan berbahaya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridi snormatif, sedangkan teknik pengumpulan bahan hokum dengan studi kepustakaan dimana peneliti mengkaji informasi tertulis mengenai hukum yang berasal dari bahan hukum primer yaitu undang-undang terkait, bahan hokum sekunder berupa buku, journal dan artikel, sedangkan bahan hokum tersier adalah kamus hokum dan ensiklopedia. Analisa yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menegaskan bahwa dalam pelaku usaha pangan baik berupa badan usahanya maupun orang perorangan yang diberi tanggungjawab atas usaha itu, adalah bertanggungjawab atas keamanan pangan yang diproduksinya. Hal ini tertera dalam pasal 41 UUPK member penegasan bahwa harus ada pihak yang bertanggungjawab atas keamanan pangan (produk), jika ternyata menimbulkan kerugian kepada pihak lain (konsumen). Pada beberapa pasal pada UUPK yaitu pasal 3, 29, dan 30 dimana konsumen selalu dilibatkan dalam proses pembinaan maupun pengawasan. Sedangkan kesimpulan dari penelitian ini menunjukan adanya perlindungan konsumen di Indonesia yang secara umum telah diatur dalam system perundang-undangan, Serta memiliki dampak baik pada perindustrian di Indonesia dan menempatkan konsumen dalam posisi setara dengan produsen. Selain kesimpulan peneliti juga memberikan saran terkait tema diatas yaitu: Pemerintah hendaknya mempertegas pelaksanaannya perlindungan hokum terhadap konsumen dan diperlukan sosialisasi melalui penyuluhan untuk meningkatkan kesadaranhak-hak konsumen sebagai bagian dari hak-hak keperdataannya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 11 May 2016 03:30
Last Modified: 11 May 2016 03:30
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29590

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo