UMM Institutional Repository

PENULISAN HUKUM PERAN APARAT KEPOLISIAN DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PENIPUAN MELALUI SMS (Short Message Service) (Studi di Polresta Malang)

Hartanto, Anton Dwi (2012) PENULISAN HUKUM PERAN APARAT KEPOLISIAN DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PENIPUAN MELALUI SMS (Short Message Service) (Studi di Polresta Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-antondwiha-28520-2-babi.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-antondwiha-28520-1-pendahul-n.pdf

Download (428kB) | Preview

Abstract

Pembimbing : BTongat, SH.,M.Hum Emei Dwinanarhati , SH.,LL.M Sekarang ini handphone telah menjadi kebutuhan primer oleh sebagian orang yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, salah satu layanan yang diberikan adalah SMS yang sangat bermanfaat bagi penggunanya karena dapat dapat mengirimkan pesan singkat dengan cepat dan murah dalam hitungan menit akan segera diterima, tetapi karena hal itu pula layanan SMS ini juga sering disalahgunakan sebagai sarana penipuan keadaan ini juga diperparah dengan berbagai promo SMS gratis yang ditawarkan oleh berbagai provider yang membuat para pelaku semakin leluasa untuk melakukan aksi mereka, dari tahun ketahun tindak pidana ini semakin banyak dan dengan modus yang berbeda yang melatar belakanginya. Penelitian ini mengambil rumusan masalah: 1. Bagaimana peran aparat kepolisian dalam mencari pelaku tindak pidana penipuan melalui SMS setelah menerima laporan? 2. Apa yang menjadi kendala dalam mencari pelaku tindak pidana penipuan melalui SMS? 3. Bagaimana upaya yang dilakukan aparat kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak pidana penipuan melalui SMS? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, teknik pengumpulan datanya berupa wawancara dengan aparat kepolisian dijajaran Polresta Malang sebagai tempat pengambilan data primer dan melakukan studi kepustakaan sebagai pengambilan data sekunder. Kemudian data hasil penelitian tersebut dianalisa secara deskriptif kualitatif. Dari 28 kasus tindak pidana penipuan melalui SMS, telah tertangkap sebanyak 7 pelaku dan yang berhasil lolos sebanyak 21 pelaku. Dari mekanisme kerja aparat kepolisian untuk mengungkap tindak pidana penipuan melalui SMS rata-rata hanya sampai pada pelacakan nomor hand phone pelaku karena nomor yang digunakan sudah tidak diaktifkan sehingga kesulitan untuk melacak sinyal mengunakan GPRS (General Packet Radio Service). Kesimpulannya, Peran aparat kepolisian untuk mencari pelaku tindak pidana penipuan melalui SMS masih belum optimal itu terlihat dari mekanisme kerjanya yang hanya sampai pada pelacakan nomor pelaku, itu disebabkan oleh nomor pelaku yang sudah tidak aktif dan identitas yang diberikan pada waktu registrasi awal adalah palsu. Selain itu juga sikap aparat kepolisian yang kurang pro aktif juga menjadi salah satu penyebabnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 11 May 2016 02:13
Last Modified: 11 May 2016 02:13
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29534

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo