UMM Institutional Repository

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN E- KTP DI KECAMATAN GADING REJO KOTA PASURUAN

Anugrah F, Mitra (2012) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN E- KTP DI KECAMATAN GADING REJO KOTA PASURUAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mitraanugr-29986-1-pendahul-n.pdf

Download (551kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mitraanugr-29986-2-babi.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Implementasi program KTP elektronik (e-KTP), untuk Kota Pasuruan pelaksanaannya secara serentak dilaksanakan di tiga Kecamatan yang melibatkan tenaga operasional yang telah disiapkan Pemkot 50 orang. Sedangkan untuk peralatan, saat ini telah tersedia sesuai rencana untuk masing-masing kecamatan. Pemerintah Kota Pasuruan telah menyiapkan dana sebesar Rp. 506.649.350,- untuk operasional pelaksanaan e-KTP. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sendiri menargetkan 143.000 orang penduduk yang menjadi wajib KTP dari total penduduk kota pasuruan 201.000 jiwa. Jika dibuat rata rata maka dalam 1 hari kerja, maka di setiap kecamatan akan memproses tergantung pada kepadatannya. Di setiap kecamatan diperkirakan sebanyak 45.000 orang atau jika program ini dilaksanakan dari bulan Agustus sampai bulan Desember 2011 maka dalam sehari akan melayani 360 orang dengan waktu kerja 8 jam per hari. Tetapi, jika ditelisik lebih detail maka akan ditemui faktor faktor teknis yang akan menjadi penghambat pelaksanaan E KTP. Alih alih cepat, justru muncul kegaduhan baru yang tidak diinginkan bersama. Pendekatan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan yang terdapat tiga faktor utama yang sangat berpengaruh dalam menunjang efektivitas implementasi suatu kebijakan, yaitu badan pelaksanaan, kelompok sasaran dan lingkungan. Implementasi kebijakan sangat menekankan pada keefektifan dari tindakan yang ditempuh oleh pembuat kebijakan melalui berbagai agen pelaksanaan yang telibat, apakah itu berupa badan atau organisasi pemerintah atau organisasi non pemerintah/swasta dalam mentransformasikan tujuan kebijakan kedalam tindakan-tindakan rutin birokrasi. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskripstif melalui pendekatan kualitatif, dengan adanya penelitian tersebut dapat memberikan pemahaman dan pengertian secara mendalam terhadap pelayanan E- KTP di Kecamatan Gading Rejo Kota Pasuruan., Dari pelaksanaanya peneliti berhasil mengumpulkan data serta informasi yang akurat dari informan, sedangkan perspektif yang digunakan adalah bahwa data yang dikumpulkan di upayakan untuk di deskripsikan berdasarkan ungkapan, bahasa, cara berpikir dan pandangan subjek penulis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi kebijakan pelayanan E- KTP di Kecamatan Gadingrejo telah dilaksanakan sesuai prosedur yang dapat dilihat dari tidak adanya pungutan dalam pelayanan E- KTP. Selain itu, prosedur pembuatannya sangat procedural, dimana E-KTP dilengkapi chip, sidik jari dan tandatangan pemegang KTP. Selain itu dilengkapi nomor induk kependudukan yang hanya bisa dimiliki satu pemegang KTP. Hanya saja kelemahan dalam implementasi kebijakan pelayanan E- KTP di Kecamatan Gadingrejo adalah mengenai sosialisasi atau pemberitahuan sebelumnya kepada masyarakat, Sedangkan mengenai penerapan prinsip akuntabilitas pelayanan E-KTP dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab hirarki dengan mengedepankan aspek kapasitas lembaga yang dicirikan dengan penyediaan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang baik. Walaupun masih terdapat beberapa kelemahan administrasi. Prosedur pelayanan E- KTP sudah sesuai, namun terdapat beberapa kendalah seperti peralatan yang sangat minim, SDM petugas layanan yang masih kurang profesional. Terlebih lagi sebagian warga ada yang kurang memahami masalah prosedur pelayanan E- KTP. Strategi yang diterapkan agar pelayanan E- KTP sesuai dengan harapan masyarakat para petugas layanan diberi bimbingan dan pelatihan bagaimana cara memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, sekaligus bagaimana cara mengantisipasi ketidakpuasan masyarakat. Sekaligus pemanfaatan teknologi agar dalam proses pelayanan dapat dikerjakan dengan muda dan cepat. Selain itu pihak kecamatan memperhatikan masalah sarana prasarana, karena dianggap penting untuk menunjang pelayanan E- KTP, agar semakin mudah dan cepat seperti yang diharapkan. Kendala dalam pelayanan pembuatan E- KTP di Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan adalah masih rendahnya pengetahuan tentang teknologi, prosedural dan kurang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Intinya petugas pelayanan E- KTP kurang profesional. Selain itu, petugas layanan di kecamatan kurang sigap dalam melayani warga. Ini dapat dilihat jumlah petugas hanya 4-5 orang yang melayani ratusan warga pembuat E- KTP. Kendala lainnya adalah minimnya sarana prasarana dalam pembuatan KTP elektronik (e-KTP) dan tidak sesuai dengan kuantitas masyarakat yang dilayani.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 10 May 2016 08:25
Last Modified: 10 May 2016 08:25
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29454

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo