UMM Institutional Repository

GAYA KEPEMIMPINAN DAN POLA HUBUNGAN BUPATI DENGAN MASYARAKAT PADA ERA OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN BIMA Periode 2005 s/d 210 Dan Periode 2010 s/d Selama Kepemimpinannya

Mujamin, (2012) GAYA KEPEMIMPINAN DAN POLA HUBUNGAN BUPATI DENGAN MASYARAKAT PADA ERA OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN BIMA Periode 2005 s/d 210 Dan Periode 2010 s/d Selama Kepemimpinannya. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mujamin082-29254-1-pendahul-n.pdf

Download (818kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mujamin082-29254-2-babi.pdf

Download (135kB) | Preview

Abstract

Kabupaten Bima merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi baik dari segi geografisnya yang strategis sebagai akses lalulintas niaga yang tua umurnya sejak jaman pra-nusantara hingga sekarang dan juga memiliki potensi SD yang siap bersaing di semua level pembangunan. Meskipun Kabupaten Bima bisa di bilang masih muda secara administratif tetapi Kabupaten Bima memiliki latar belakang sejarah yang lama dan mewarnai perjalanan Nusantara umumnya serta Bima Raya pada khususnya. SDM yang cukup potensial sehingga secara riil memberikan kehidupan yang layak bagi para kaum yang menetap. Hal tersebut segera dapat di pahami dengan mengingat kelengkapan kebudayaan di Bima juga menyuguhkan seperangkat nilai-nilai (sets of values) yang mendasari kehadiran dan perkembangan peradaban umat manusia di masa sekarng maupun yang akan datang. Dinamika kekuasaan dan segala percaturan pembangunan Bima berpusat di Kabupaten Bima semenjak era Kesultanan dan era perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Sehingga Kabupaten Bima memiliki nilai yang strategis untuk ditelusuri secara ilmiah. Melalui Gaya Kepemimpinan dan Pola Hubungan Bupati dengan Masyarakat dalam periodesasi kekuasaannya, diharapkan adanya perubahan yang signifikan bagi kesejahteraan rakyat, dan disini yang paling penting dikemukakan yang berkaitan dengan kondisi riil Bima adalah mengenai pembangunan sosial seperti pengangguran, kemiskinan, kesehatan, pendidikan, konflik social masyarakat (konflik horisontal), (resistensi-perlawanan) tuntutan perbaikan kebijakan karena dinilai tidak berpihak pada kebutuhan publik (sarat dengan kepentingan politik pragamatis-penguasa). Problem sosial klasik di atas memang gejala umum yang terjadi di Negara kita, namun pada konteks lokalitas sebetulnya mampu diatasi jika saja elite pengambil kebijakan memiliki since of crisis atau katakanlah kemauan baik yang didukung pertimbangan yang rasional untuk keluar dari masalah tersebut. Ini semua kemudian menjadi awal hilangnya kepercayaan publik terhadap elite penguasa daerah Kabupaten Bima. Ironisnya, kondisi ini dibiarkan seolah-olah tidak menjadi masalah selama tidak mengganggu stabilitas politik dan terutama pelanggengan kekuasaan, padahal kenyataan sosial semacam itu dapat mengarah kepada yang namanya pembangkangan sipil(civil dis abodian). Namun yang paling penting timbulnya multi persoalan yang sedang dihadapi Daerah ini salah satu yang menjadi sebabnya penyakit kekuasaan adalah ketidakpekaan (apatisme) elite pemerintah terhadap problem menimpamasyarakat yang di pimpinnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 10 May 2016 07:57
Last Modified: 10 May 2016 07:57
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29417

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo