UMM Institutional Repository

PERAN PEMERINTAH KABUPATEN DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN (Studi Pada Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan)

Sandartha, Widhe Ibnu (2012) PERAN PEMERINTAH KABUPATEN DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN (Studi Pada Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-widheibnus-29267-1-pendahul-n.pdf

Download (69kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-widheibnus-29267-2-babi.pdf

Download (47kB) | Preview

Abstract

Kabupaten Lamongan sebagai salah satu daerah yang memiliki sumber daya alam khususnya sektor agraris sebagai leading sektor pembangunan daerah, Arah kebijakan Revitalisasi Pembangunan Pertanian Dalam Arti Luas di Kabupaten Lamongan adalah untuk mendorong pengamanan ketahanan pangan, peningkatan daya saing, diversifikasi, peningkatan produktivitas dan nilai tambah produksi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan untuk kesejahteraan masyarakat pada umumnya serta petani dan nelayan pada khususnya dengan tujuan menjadikan Kabupaten Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan di wilayah Jawa Timur. Upaya tersebut diimplentasikan dengan beberapa kebijakan dan program penguatan baik pada tahap off farm dan on farm utamanya kegiatan teknologi budidaya tanaman serta pengolahan dan pemasaran khususnya tanaman pangan (padi dan palawija). Di sisi lain upaya peningkatan produksi beras menghadapi berbagai tantangan seperti konversi lahan sawah, rusaknya saluran irigasi dan stagnasi teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas padi. Permasalahan utamanya adalah kurangnya intensifikasi pada padi lahan kering atau lahan basah dan kurang irigasi bagi padi lahan basah, dan belum efektifnya pengembangan padi pasang surut, demikian juga pada tanaman palawija yang masih dibudidayakan dalam skala kecil. Oleh karena itu, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan. Salah satunya adalah perluasan areal lahan pertanian tanaman pangan merupakan salah satu pilihan strategis yang tepat dalam menanggulangi problem ketahanan pangan. Karena selama ini keterbatasan lahan pertanian menjadi masalah tersendiri dalam ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: Observasi dan wawancara serta dokumentasi. Setelah dilakukan pemeriksaan keabsahanya, data dianalisis dengan cara penyajian data sekaligus dianalisis dan penarikan kesimpulan. Dari hasil data yang diperoleh (1). Perencanaan program kegiatan ketahanan pangan di Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan adalah dengan penyusunan program kegiatan ketahanan pangan dengan memakai sistem bottom up yang memiliki implikasi sangat besar dengan penetapan kegiatannya. Selain itu pemkab Lamongan menyiapkan anggaran untuk dana ketahanan pangan. Dana tersebut itu akan digunakan untuk membeli gabah petani sesuai dengan harga pembelian yang telah ditetapkan. Program kegiatan tersebut mengacu pada visi Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan “Terwujudnya masyarakat pertanian sejahtera, mandiri, berwawasan lingkungan dan kelestarian sumber daya alam”. Mengenai tahapan program kegiatan adalah merekap usulan dari musrembang dan menetapkan skala prioritas, membuat usulan program atau kegiatan dalam bentuk Rencana Kinerja Anggaran (RKA) dan membuat Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). (2) Pelaksanaan program kegiatan ketahanan pangan di Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan adalah dioperasionalkan dalam bentuk 4 (empat) kegiatan pokok, seperti peningkatan mutu, peluasan areal tanam, pengamanan produksi dan rehabilitas dan konservasi lahan dan air tanah. Dari pelaksanaan program tersebut perlu didukung dengan tersedianya bahan-bahan untuk pembuatan pupuk organik, sekaligus petani-petani yang memiliki keahlian atau ketrampilan khusus dan kelompok-kelompok petani yang dinamis dan adanya pelaku agribisnis yang berorientasi pasar. (3) Evaluasi pelaksanaan program dalam ketahanan pangan Kabupaten Lamongan dilakukan monitoring atau pelaporan secara berjenjang, dan pembinaan dalam rangka pengawalan program. Hal ini diperlukan mantri pertanian yang handal karena itu sangat penting dan membantu, selain sebagai fasilitas kegiatan peningkatan produksi pangan sekaligus mengkordinir kegiatan pembangunan pertanian di kecamatan. Selain itu penyuluh harus punya keahlian dan wawasan yang luas, khususnya masalah pertanian untuk membantu kensukseskan program dan pelaksanaan keahanan pangan di daerah yang tentu didukung dengan rekayasa teknologi peningkatan produksi padi, pengembangan teknologi pertanian organik, pengembangan kualitas pisang barangan dan peningkatan produksi benih kentang bermutu tinggi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 09 May 2016 04:16
Last Modified: 09 May 2016 04:16
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29265

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo