UMM Institutional Repository

STRATEGI PEMENANGAN PILKADA LANGSUNG KABUPATEN BANYUWANGI PERIODE 2010-2015 (Studi pada Pasangan Calon Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko)

Hermawan, Dwi Agus (2012) STRATEGI PEMENANGAN PILKADA LANGSUNG KABUPATEN BANYUWANGI PERIODE 2010-2015 (Studi pada Pasangan Calon Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--dwiagusher-28062-2-babi.pdf

Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--dwiagusher-28062-1-pendahul-n.pdf

Download (124kB) | Preview

Abstract

Pasangan Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko menang dalam pilkada Banyuwangi karena mendapatkan dukungan dari berbagai parpol meliputi PDIP, Golkar,PKB, PKNU, PKS dan partai demokrat. Mengacu pada UU No.22 tahun 2003 bahwa Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dipilih secara langsung oleh rakyat dan diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memperoleh sejumlah kursi tertentu di DPRD, dan atau memperoleh dukungan suara dalam Pemilu Legislatif dalam jumlah tertentu. Dari pandangan tersebut maka pasangan Abdullah Anwar Anas-Yusuf Widyatmoko mendapatkan suara dukungan mayoritas parpol. Dengan mengacu latar belakang tersebut, maka penulis mengambil judul skripsi ini yaitu tentang “Strategi Pemenangan Pilkada Langsung di Kabupaten Banyuwangi Periode 2010-2015 (Studi tentang Pasangan Calon Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko). Diharapkan dengan studi kasus ini dapat membangun proses Pilkada secara langsung yang lebih baik, khususnya di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: Observasi dan wawancara serta dokumentasi. Setelah dilakukan pemeriksaan keabsahanya, data dianalisis dengan cara penyajian data sekaligus dianalisis dan penarikan kesimpulan. Dari hasil data yang diperoleh, bahwa: Strategi pemenangan yang digunakan pasangan calon kepala daerah Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko dalam pilkada langsung periode 2010-2015 di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi, adalah dilakukan koalisi partai dengan cara: (1) merankul aspirasi dari partai koalisi yang mendukung pasangan Abdullah Azwar Anas. (2) Pembentukan tim baik dari koalisis partai agar dapat melakukan sering untuk mengatahui problem dari tingkat PAC sampai ke tingkat anak ranting. (3) Membuat kesepakatan dari partai pasangan Abd Azwar Anas dengan partai pendukungnya. (4) Mendirikan posko. (5) Memberikan fasilitas. Strategi koalisi lain adalah dengan memberikan konsolidasi wawasan dan konsolidasi organisasi secara keseluruan. Selain itu kampanye terbuka, membagikan kaos, stiker dan kalender. Tidak kalah pentingnya adalah kegiatan silaturohim ke para kyai, ustadl atau ke tokoh masyarakat maupun ke pemda, dengan melibatkan kyai, ustad dan tokoh agama sebagai media kampanye. Selain itu juga dilakukan kaderisasi melalui empat proses yaitu 1) penggalangan 2) proses seleksi kader 3) pendidikan politik 4) pengembangan dan pemberdayaan kader. Kendala yang dihadapi pasangan calon kepala daerah Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko, adalah ketika tokoh masyarakat menyampaikan sosialisasi terhadap masyarakat sering menimbulkan kesalahan dalam menyampaikan program pasangan calon, kemudian sering terjadi kesalahpahaman anatara tokoh masyarakat dengan penggerak partai di wilayah masing-masing. Selain itu ketidakkonsistenya para pendukung. Dengan banyaknya perkampungan yang sulit dijangkau sehingga membutuhkan penanganan khusus antara lain, pendanaan, tenaga, waktu dan SDM. Kendala lain yang dihadapi partai ada di akhir pilkada dengan dibentuknya saksi berlapis maka dana saksi. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengani cara pencoblosan yang benar sehingga banyak terjadi kesalahan dan mempengaruhi pendapatan hasil suara kepala daerah. Upaya pasangan calon Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko dalam menghadapi kendala terkait dengan implementasi strategi pemenangan yang digunakan adalah dengan cara pendekatan komunikasi, melakukan kunjungan disetiap wilayah yang terjadi masalah. Untuk mengatasi masalah tersebut pimpinan induk mengirim tim khusus untuk menyelesaikan masalah atau kendala yang terjadi baik dipimpinan ranting maupun DPC yang nantinya tim khusus yang ditunjuk oleh pimpinan untuk melaporkan apa yang menjadi permasalahan yang terjadi di lapangan. Memberikan kesempatan di setiap daerah apa yang menjadi kendala segera cepat terselesaikan, tetapi tidak lepas juga didampingi oleh tim khusus dari tingkat kabupaten, agar bisa terkordinasi dengan para tim yang ada di tingkat kecamatan sampai dengan tingkat desa atu dusun. Artinya kemampuan para pendukung dalam menyesuaikan dengan lingkunagnnya tidak telalu sulit karena para pendukung adalah merupakan golongan NU sehingga tidak susah untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga mereka juga tidak bigung denga kegiatan terhadap tokoh masyarakat seperti halnya kyai dan ustad.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 09 May 2016 02:58
Last Modified: 09 May 2016 03:02
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29247

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo