UMM Institutional Repository

BUDAYA PANDALUNGAN DALAM BUDAYA ORGANISASI PEMERINTAHAN (Studi Kasus di Kantor Kecamatan Suboh – Situbondo)

INDARTO, YOGA WORO (2012) BUDAYA PANDALUNGAN DALAM BUDAYA ORGANISASI PEMERINTAHAN (Studi Kasus di Kantor Kecamatan Suboh – Situbondo). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--yogaworoin-27943-1-pendahul-n.pdf

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--yogaworoin-27943-2-bab_i.pdf

Download (153kB) | Preview

Abstract

Budaya yang kuat dalam organisasi dapat memberikan paksaan atau dorongan kepada para anggotanya untuk bertindak atau berperilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh organisasi. Dengan adanya ketaatan atas aturan dan juga kebijakan-kebijakan instansi tersebut maka diharapkan bisa mengoptimalkan kinerja dan produktivitas para pegawai untuk mencapai tujuan organisasi. Karena selama ini budaya organisasi pada organisasi pemerintahan seringkali tidak sesuai harapan organisasi, khususnya yang ada di lingkungan masyarakat pandalungan. Adapun masalah yang muncul adalah disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang secara umum terkesan rendah yang akhirnya menghasilkan kinerja yang rendah pula. Padahal fungsi dari organisasi pemerintahan itu tidak lain adalah untuk melayani kepentingan masyarakat luas. Kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai pelanggaran terhadap disiplin kerja, karena para pegawai tersebut tidak bertindak atau bersikap sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan oleh organisasi. Dari kondisi tersebut kemudian muncul pertanyaan apakah pelangaran–pelanggaran tersebut sudah menjadi kebiasaan yang sudah dimaklumi ataukah pelanggaran-pelanggaran tersebut merupakan hasil dari budaya organisasi pemerintahan yang lemah. Berdasarkan latar belakang pemasalahan tentang kinerja aparatur negara yang belum optimal dan hubungannya terhadap budaya organisasi yang ada di lingkungan masyarakat pandalungan maka perlu kiranya kajian yang lebih dalam tentang bagaimana budaya organisasi terkait dengan kinerja pegawai negeri sipil. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: Observasi dan wawancara serta dokumentasi. Setelah dilakukan pemeriksaan keabsahanya, data dianalisis dengan cara penyajian data sekaligus dianalisis dan penarikan kesimpulan. Dari hasil data yang diperoleh, bahwa Budaya organisasi yang ada di Kantor Kecamatan Suboh-Situbondo lebih berorientasi pada sikap kejujuran dan kerjasama dibutuhkan sebagai tim kerja. Maka nilai–nilai budaya organisasi yang ditanamkan oleh pemimpin adalah loyalitas, kerjasama, kedisiplinan kerja dan kejujuran dalam tindakan dengan memberi contoh tindakan langsung kepada para pegawai. Sikap ini dapat dilihat dalam pelaksanaan tugas terjadi komunikasi antara atasan dan bawahan sangat terjalin dengan baik, pimpinan senantiasa memberi pengarahan dan bimbingan kepada bawahannya untuk dapat bekerja secara maksimal. Karena seorang pemimpin dianggap berhasil dalam menjalankan tugas organisasi jika pemimpin tersebut mempunyai sikap profesional yang tinggi. Profesional dalam bekerja adalah kunci suatu keberhasilan dalam mencapai visi misi organisasi. Begitu juga mengenai kualitas Sumber Daya Manusia pegawai di kantor Kecamatan Suboh–Situbondo berusaha untuk mengeluarkan potensi diri dan ide-ide kinerja yang baik. Hal ini juga didukung dengan budaya masyarakat pandalungan yang ada di lingkungan kantor kecamatan suboh yang memiliki pengaruh terhadap kemajuan kantor kecamatan suboh, terutama dari segi kekeluargaannya, seperti tidak ada batasan antara si A dan si B, artinya, semua pegawai sama saja, semua bergotong royong bekerja untuk mengabdi kepada masyarakat. walaupun budaya pandalungan di Kantor Kecamatan Suboh–Situbondo terkadang tidak harus positif, seperti sebagian pegawai, khususnya pegawai perempuan dalah suka ngomongin kejelekan orang, disaat jam kerja, sehingga pekerjaannya jadi terabaikan. Dari segi kemampuan pegawai di Kantor Kecamatan Suboh cukup baik, seperti penguasaan terhadap pekerjaan yang dihadapi walaupun terkadang terkendala oleh banyaknya tugas yang harus dikerjakan dan dibatasi oleh waktu, sehingga terkadang sebgian pegawai merasa stres yang akhirnya pekerjaannya tertunda dalam proses penyelesaiannya. Namun pegawai selalu berkordinasi dengan pimpinan, dan mengutamakan kerja sama yang telah terjalin dalam pelaksanaan pekerjaan. Hanya saja pengawasan pimpinan terhadap hasil kerja para pegawai tidak semua diperhatikan, namun pegawai di Kantor Kecamatan Suboh tetap memiliki tanggung jawab yang ditunjang dengan aturan baku yang tertulis dan perhatian pimpinan kantor. Walaupun di kantor kecamatan Suboh terdapat dua etnis yaitu jawa dan madura tetapi mereka tetap komitmen dan loyalitas dalam mengemban amanat jabatannya. Hal ini didukung juga oleh camat yang terus mendorong pegawai agar tetap semangat dalam bekerja dan melayani masyarakat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 09 May 2016 02:54
Last Modified: 09 May 2016 02:54
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/29244

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo