UMM Institutional Repository

Jaringan Komunikasi Politik dalam Penguatan Basis Massa (Studi pada Partai Demokrasi Indonesia [PDI] Perjuangan Kota Malang)

Ramadhani, Silvia (2011) Jaringan Komunikasi Politik dalam Penguatan Basis Massa (Studi pada Partai Demokrasi Indonesia [PDI] Perjuangan Kota Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-silviarama-21173-PENDAHUL-N.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-silviarama-21173-BAB+I.pdf

Download (72kB) | Preview

Abstract

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan merupakan salah satu partai yang "besar" setelah datangnya arus reformasi. Pada tahun 1999, partai ini berhasil menguasai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang dengan mendudukkan 15 wakilnya. Seiring berbagai goncangan politik yang terjadi di Indonesia, pada Pemilu Tahun 2004 PDI Perjuangan tetap mendominasi DPRD Kota Malang meski harus kehilangan satu kursi. Terus meramaikan dunia Politik Kota Malang, pada Pemilu Legislatif Tahun 2009, PDI Perjuangan harus merelakan posisi nomor satunya di DPRD Kota Malang yang digantikan oleh Partai Demokrat. Mengalami gesekan politik yang sengit dan penurunan jumlah perwakilan anggota legilatif Kota Malang, partai berlambang banteng ini berusaha tetap bertahan. Meski sedikit tersingkir, jumlah perwakilan partai yang mengangkat jargon "partainya wong cilik" ini tetap memegang lebih dari 20% dari total komposisi anggota DPRD Kota Malang. Lalu, bagaimana cara mereka menguatkan basis massanya selama ini hingga tidak mengalami penurunan yang cukup drastis? Bagaimana pula jaringan komunikasi yang dijalankan partai ini dalam menguatkan basis massanya? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jaringan komunikasi politik PDI Perjuangan Kota Malang dalam penguatan basis massa. Lokasi penelitian terletak di Kota Malang dengan informan Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi, dan Wakil Sekertaris Bidang Internal. Para narasumber yang termasuk dalam kepengurusan dipilih karena dianggap paling berkompeten mengenai masalah penelitian ini. Selain wawancara, penelitian ini juga menggunakan pengumpulan data dengan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif, data yang dikumpulkan adalah tentang bagaimana jaringan komunikasi yang dilakukan oleh PDI Perjuangan Kota Malang. Sedangkan proses analisa data yang dilakukan menggunakan Model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk teknik keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber, yakni menggunakan dua sumber lain di luar kepengurusan DPC yakni Ketua Ranting Bunul Rejo dan salah seorang basis massa RW 10 Kelurahan Bunul Rejo. Selain itu, teknik keabsahan data juga dilakukan peneliti melalui dokumentasi berupa Laporan Pertanggungjawaban Konfercab 2010 dan data-data internal partai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama ini jaringan komunikasi politik dalam penguatan basis massa yang dijalankan PDI Perjuangan Kota Malang adalah jaringan komunikasi semua lingkaran. Jaringan komunikasi ini tampak pada rapat-rapat yang digelar. Jaringan komunikasi ini memungkinkan semua anggota rapat, termasuk pada tingkatan paling bawah yakni anak ranting dan konstituen, menyampaikan segala permasalahan dengan jelas. Hal ini karena setiap anggota rapat memiliki hak bicara yang sama. Jaringan komunikasi ini juga digunakan oleh PDI Perjuangan sebagai ruang untuk menampung aspirasi konstituen dan mensosialisasikan program-program pemerintah. Selain jaringan komunikasi semua lingkaran, PDI Perjuangan Kota Malang juga melakukan komunikasi yang sejenis jaringan komunikasi rantai. Jaringan komunikasi ini nampak dari program pengobatan gratis dan bantuan kesehatan bagi konstituen yang mengalami sakit parah. Untuk jaringan komunikasi yang kedua ini, partai berusaha mengkomunikasikan kepada konstituen bahwa Partai peduli terhadap penderitaan rakyat. Dengan demikian, partai akan mendapat kredit positif tentang pencitraannya di mata masyarakat. Harapannya, ketika Pemilu berlangsung konstituen akan tetap berpihak kepada PDI Perjuangan dan tidak menjatuhkan pilihannya kepada partai lain. Di akhir, peneliti menyarankan adanya media alternatif selain rapat sebagai alat komunikasi dalam penguatan basis massa, misalnya flyer, bulletin, dan majalah. Selain dapat menjadi media untuk menguatkan basis massa media-media ini sekaligus dapat menjadi media pendidikan politik bagi basis massa. Peneliti juga menyarankan dijalankannya pengobatan gratis bukan hanya pada saat mendekati Pilkada. Hal ini untuk menjaga citra PDI Perjuangan Kota Malang di mata masyarakat agar tidak terlihat seperti partai lain yang hanya "ramai" menjelang digelarnya Pemilu.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 03 May 2016 04:38
Last Modified: 03 May 2016 04:38
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28968

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo