UMM Institutional Repository

MODEL KOMUNIKASI INTERPERSONAL “LESBIAN” ( Studi tentang pengalaman komunikasi interpersonal “Lesbian” dengan masyarakat, keluarga dan pasangan di Malang)

Khumairok, Umi (2012) MODEL KOMUNIKASI INTERPERSONAL “LESBIAN” ( Studi tentang pengalaman komunikasi interpersonal “Lesbian” dengan masyarakat, keluarga dan pasangan di Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-umikhumair-29172-1-pendahul-n.pdf

Download (288kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari atas pentingnya komunikasi interpersonal, dalam kehidupan orang-orang yang memiliki kecenderungan seksual berbeda yaitu homoseksual khususnya lesbian. Fenomena pasangan sejenis sudah terlalu sering dibicarakan, namun ada sisi lain yang menarik untuk diteliti, karena secara normal, untuk memasuki kehidupan yang berbeda daripada lazimnya, setiap manusia pasti mempunyai cerita, mempunyai dasar, mempunyai pengalaman yang kerapkali membentuk pribadi seseorang ke tahap selanjutnya. Lalu bagaimana bentuk komunikasi interpersonal mereka dalam setiap tahapan hubungan dengan masyarakat, keluarga dan pasangan. Serta bagaimana kedalaman dan keluasan hubungan mereka dengan masyarakat, keluarga dan pasangan, tentu masing-masing akan berbeda. Adapun beberapa teori yang digunakan peneliti yaitu teori Jauhari Window yang menjelaskan tentang konsep diri, Teori Penetrasi Sosial Atman dan Taylor yang menerangkan mengenai kedalaman dan keluasan dalam setiap hubungan (depth and breadth) baik dengan masyarakat, keluarga maupun pasangan dalam Littlejohn, 2005: 202-204. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif dan metodenya fenomenologi. Subyek penelitian dalam penelitian ini berjumlah 4 orang. Mereka merupakan lesbian yang mempunyai latar belakang berbeda. Diantaranya ada yang bekerja sebagai seorang supervisor alat kesehatan, penyanyi kafe, pegawai tenant disalah satu pusat perbelanjaan di Malang, serta ada pula yang berstatus sebagai mahasiswi. Dari analisis data dapat dikemukakan sebagaimana terurai dua hal sebagai berikut yakni bentuk komunikasi interpersonal dalam setiap tahapan hubungan lesbian dengan keluarga, pasangan dan masyarakat adalah bermacam macam, ada yang tergolong di daerah terbuka dan daerah tertutup. Mereka yang mau berbagi mengenai perilaku, sikap, perasaan, motivasi, gagasan atau bahkan mengakui dirinya sebagai seorang lesbian baik itu di masyarakat, pasangan atau keluarga adalah termasuk dalam golongan terbuka. Sedangkan mereka yang dalam kehidupan di masyarakat, pasangan atau keluarga menampakkan dirinya sebagaimana wanita pada umumnya, serta memberikan informasi yang hanya bersifat umum dan tidak mendalam termasuk dalam golongan yang tertutup. Selain itu, Ada yang menggunakan bentuk komunikasi peranan, interaksional, dan bentuk permainan. Mereka yang menggunakan bentuk peranan dalam komunikasi interpersonal melakukan komunikasi selayaknya panggung sandiwara, mereka memainkan peran seperti yang dibuat masyarakat. Bagi mereka yang menggunakan bentuk interaksional, memandang bahwa komunikasi interpersonal adalah sebuah system, dimana harus melakukan transaksi yang tepat dengan lingkungannya. Dan yang menggunakan bentuk permainan dalam komunikasi interpersonal, mereka menampilkan satu aspek kepribadian mereka, yaitu kepribadian sebagai orang tua, orang dewasa atau anak. Serta kedalaman dan keluasan hubungan dalam setiap tahapan hubungan lesbian dengan keluarga, pasangan dan masyarakat adalah bermacam macam, ada yang rendah, sedang dan tinggi. Ada juga kedalaman hubungan mereka berdasar pada jaring laba-laba dalam teori penetrasi Atman and Taylor dalam teori penetrasi sosial tersebut digambarkan, Bagian-bagian dalam jaring-jaring melambangkan topik atau bidang yang dibicarakan, atau keluasan. Sedangkan lingkaran-lingkaran dalam konsentris menggambarkan berbagai tingkat komunikasi atau kedalaman. Hal ini dimaksudkan jika semakin ke dalam, topik yang dibicarakan akan makin menyangkut hal yang bersifat pribadi dalam komunikasi interpersonalnya, dan dikatakan semakin keluar atau ke permukaan, jika topik yang dibicarakan hanya berbatas identitas diri yang tampak dalam diri seseorang. Seperti halnya, Mela, Eka, Dian dan Lala ketika mereka dekat dengan seseorang, entah itu keluarga, pasangan ataupun masyarakat, mereka akan lebih membuka diri, dan sebaliknya jika mereka merasa orang tersebut tidak nyaman bagi mereka, maka mereka akan lebih berhati-hati dalam komunikasi interpersonal mereka.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 03 May 2016 02:20
Last Modified: 03 May 2016 02:20
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28933

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo