UMM Institutional Repository

UJI KETAHANAN PLASMID SEMBILAN ISOLAT Bradyrhizobium japonicum DARI SISTEM AGROFORESTRI DENGAN PERLAKUAN AMPICILLIN DAN KANAMISIN

Lutfiyah, Ninik Zahrotul (2012) UJI KETAHANAN PLASMID SEMBILAN ISOLAT Bradyrhizobium japonicum DARI SISTEM AGROFORESTRI DENGAN PERLAKUAN AMPICILLIN DAN KANAMISIN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--ninikzahro-28328-2-babi.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--ninikzahro-28328-1-pendahul-n.pdf

Download (197kB) | Preview

Abstract

Bakteri Bradyrhizobium merupakan salah satu bakteri yang membantu proses Fiksasi Nitrogen Biologis (selanjutnya disebut FNB) dengan cara bersimbiosis dengan tanaman legum. Nitrogen yang dihasilkan oleh simbiosis tersebut selanjutnya tersimpan di dalam tanah dan sebagian dimanfaatkan oleh tanaman lain yang berada di sekitarnya. Bakteri B. japonicum merupakan salah satu bakteri yang telah banyak diteliti karena telah terbukti mampu meningkatkan kadar N tanaman kedelai pada berbagai kondisi serta mampu meningkatkan kadar nitrogen di dalam tanah. Namun pemanfaatan air sungai diduga dapat mempengaruhi kinerja B. japonicum. Dewasa ini air sungai telah banyak terkontaminasi dengan berbagai bahan kimia termasuk di dalamnya antibiotik yang mungkin terbawa dari limbah rumah sakit atau balai kesehatan lainnya, dimana, antibiotik merupakan senyawa yang digunakan untuk menghambat atau membunuh bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan plasmid B. japonicum yang tahan terhadap antibiotik ampicillin dosis 5 mg.ml-1 dan kanamisin dosis 5 mg.ml-1. Penelitian dilakukan di Labolatorium Bioteknologi milik Universitas Muhammadiyah Malang yang terletak di Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang, dengan ketinggian tempat ± 500 m dpl, pada bulan April 2011 sampai Januari 2012. Terdapat beberapa tahapan dalam penelitian ini yaitu perbanyakan B. japonicum, pemurnian B. japonicum, perbanyakan pada media pepton cair dan pemberian perlakuan, isolasi plasmid, serta elektroforesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil elektroforesis bakteri B. japonicum yang diberi perlakuan antibiotik ampicillin menunjukkan hasil bahwa bakteri tersebut resisten terhadap antibiotik ampicillin kecuali pada isolat 4. Hal ini ditunjukkan dengan keluarnya pita pada hasil elektroforesis. Pada perlakuan kedua yaitu pemberian antibiotik kanamisin, hasil elektroforesis menunjukkan bahwa tidak terdapat pita yang terbentuk pada semua isolat yang digunakan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sembilan isolat bakteri B. japonicum yang digunakan tidak tahan terhadap antibiotik kanamisin.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agronomy
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 02 May 2016 03:13
Last Modified: 02 May 2016 03:13
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28821

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo