UMM Institutional Repository

EKSTRAK KASAR Ovocleidin-17 DARI CANGKANG TELUR PADA BERBAGAI KONSENTRASI DAN FUNGSINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI SERTA PENGUJIANNYA PADA IKAN WADER (Rasbora jacobsoni)

WIDIANTI, LUT KAMIL (2013) EKSTRAK KASAR Ovocleidin-17 DARI CANGKANG TELUR PADA BERBAGAI KONSENTRASI DAN FUNGSINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI SERTA PENGUJIANNYA PADA IKAN WADER (Rasbora jacobsoni). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-lutkamilwi-31243-1-pendahul-n.pdf

Download (454kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-lutkamilwi-31243-2-babi.pdf

Download (148kB) | Preview

Abstract

Cangkang telur dapat dimanfaatkan sebagai bahan antibakteri. Ovocleidin-17 (OC-17) adalah protein matriks utama pada cangkang telur ayam. Protein ovocleidin-17 yang telah dimurnikan dapat mengikat polisakarida bakteri dan memiliki efek bakterisidal terhadap Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas aeruginosa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara jenis bakteri dan konsentrasi ekstrak Ovocleidin-17 yang berbeda terhadap uji zona hambat antibakteri dan untuk mengetahui pengaruh perendaman ekstrak Ovocleidin-17 terhadap umur simpan ikan wader. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan dua faktor. Faktor I adalah jenis bakteri yaitu Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtillis, Staphylococcus aureus dan faktor II adalah konsentrasi yaitu konsentrasi 0%, 2%, 4%, 6%. Parameter pengamatan meliputi kadar air, kelarutan bahan, pH, absorbansi, zona hambat antibakteri, mikrobiologi (total koloni bakteri), uji fisik (warna dan tekstur) dan organoleptik (warna, kesegaran, tekstur dan bau). Hasil penelitian menujukkan kadar air tepung cangkang telur sebesar 1,71%, daya larut tertinggi pada pelarut asam asetat sebesar 62,3% dengan pH 4 dan nilai absorbansi 1,821. Tahap I menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara jenis bakteri dan konsentrasi ekstrak kasar Ovocleidin-17 pada variabel uji zona hambat antibakteri pada perlakuan jenis bakteri Pseudomonas aeruginosa dan konsentrasi 6% yaitu sebesar 23,33 mm. Penelitian tahap II uji mikrobiologi (total koloni bakteri) menghasilkan total bakteri terendah pada perlakuan konsentrasi 6%, pada variabel uji fisik warna terjadi interaksi antara konsentrasi dan lama penyimpanan terhadap tingkat kecerahan (L) pada perlakuan konsentrasi 2%, lama penyimpanan 6 hari dan tingkat kekuningan (b+) dengan perkonsentrasi 6%, lama penyimpanan 1 hari, sedangkan untuk tingkat kehijauan (a-) tidak terjadi interaksi antara konsentrasi dan lama penyimpanan. Uji fisik tekstur juga menunjukkan tidak terjadi interaksi antara kombinasi perlakuan konsentrasi dan lama penyimpanan. Uji organoleptik menunjukkan interaksi terhadap warna pada perlakuan konsentrasi 4% pada penyimpanan hari ke-1 dan ke-3, kesegaran dan tekstur pada perlakuan konsentrasi 6% pada penyimpanan hari ke-1, bau pada perlakuan konsentrasi 2% pada penyimpanan hari ke-2.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agrotechnology (54211)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 02 May 2016 03:04
Last Modified: 02 May 2016 03:04
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28814

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo