UMM Institutional Repository

EROTISME DALAM VIDEO KLIP (Analisis Semiotik pada Video Klip "Belah Duren" oleh Julia Perez)

Setyowibowo, Bhekti (2011) EROTISME DALAM VIDEO KLIP (Analisis Semiotik pada Video Klip "Belah Duren" oleh Julia Perez). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-bhektisety-21570-PENDAHUL-N.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-bhektisety-21570-BAB+I.pdf

Download (389kB) | Preview

Abstract

Semakin meningkatnya perkembangan pertelevisian di Indonesia dua tahun terakhir di tandai dengan muncul dan menjamurnya televisi swasta nasional maupun local, hal ini jelas membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap arus informasi yang akan di terima publik. Salah satunya paket tayangan informasi musik yang dikemas dalam bentuk hiburan & informasi yang menghibur dengan menyuguhkan live show dan video klip. Hal ini secara tidak langsung menyeret adanya persaingan bisnis industri musik di tanah air, dengan banyaknya acara TV berformat seperti ini mereka menganggap peluang besar untuk mempopulerkan seorang musisi bahkan jenis musiknya dengan berlomba lomba memproduksi sebuah video klip di setiap singel lagu. Karena video klip sendiri merupakan perpaduan dari unsur audio dan visual yang juga termasuk unsur dalam sebuah iklan.Yang ironis munculnya persaingan di tengah keseragaman ini seolah melupakan kreatifitas dan lebih cenderung menciptakan sensasi di tengah publik. Karena permintaan pasar yang menjanjikan maka menimbulkan banyak sekali penemuan - penemuan baru yang digunakan sebagai inovasi kreatif. Salah satu contoh misalnya fenomena artis karbitan yang tak lagi mengandalkan suara untuk nilai jual dalam bermusik, melainkan lebih mengarah pada eksploitasi tubuh si artis yang terkesan erotis yang di kemas dalam koreografi yang apik. Berdasarkan uraian tersebut, maka yang menjadi permasalahan pada penelitian ini yaitu, bagaimana makna erotisme di konstruksi dalam video klip?. Sehingga penelitian ini dapat bermanfaat untuk mengetahui dan memahami sejauh mana erotisme dapat di konstruksi dalam video klip. Mengkonstruksi erotisme dalam video klip ini merupakan proses komodifikasi. Komodifikasi apa pun itu sesungguhnya adalah suatu lembaga bernama industri. Dan, ketika industri diwacanakan bahkan di lempar kepasar, mau tidak mau wacana harus menghujam ke sebuah ideologi besar yang mendasarinya, yakni kapitalisme. Maka, komodifikasi tubuh sesungguhnya juga merupakan cikal bakal kapitalisme. Akhirnya, dalam segala wujud manifestasi kapitalisme, sebuah realitas selalu bisa ditunjuk. di sana ada segelintir elit yang akan mengeruk keuntungan dari suatu lembaga yang dinamakan pasar. Ini bisa terjadi karena dalam industri budaya, elitlah pihak yang sesungguhnya menjadi penentu standarisasi dan komodifikasi. Dalam konteks industri budaya sebagaimana yang tercermin dalam pasar layar kaca, di sana mereka juga sekaligus menjadi pemegang hegemoni atas selera, preferensi, dan gaya hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik dengan dengan tipe penelitian intepretatif. Fokus penelitian ini adalah erotisme dalam Video Klip "Belah Duren" Oleh Julia Perez. Sedangkan ruang lingkupnya adalah keseluruhan dari Video Klip "Belah Duren" yaitu unsur erotisme dalam video klip. Untuk penelitian ini unit analisisnya adalah scene-scene tertentu yang dianggap mewakili dalam video klip tersebut. Teknik analisa datanya sesuai dengan semiotika Roland Barthes, bila hendak menemukan maknanya, melalui pemaknaan denotatif, konotatif dan menemukan mitos-mitos tentang unsur yang mengandung makna erotisme. Berdasarkan analisa data yang telah dilakukan, Video Klip "Belah Duren" Oleh Julia Perez. Penggunaan unsur erotisme dalam video klip tak semestinya di konstrusi secara berlebihan. Namun tidak demikian dalam video klip ini, Kontroversi ini tidak lepas dari proses komodifikasi erotisme yang sangat di pengaruhi oleh kaum kapitas yang mengendalikan pasar. Erotisme dijadikan komoditas yang bernilai jual tinggi dan cukup menjanjikan. Erotisme sengaja diciptakan, dan dibiarkan bergulir di tengah industri musik tanah air, untuk menghegemoni persepsi masyarakat sehingga masyarakat akan menganggap erotisme sebagai hal yang wajar dalam dunia musik.dalam video klip belah duren ini erotisme di konstruksi dengan kemasan Koreografi, ekspresi pria yang notabene sebagai subyek dan melalui body language.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 02 May 2016 02:27
Last Modified: 02 May 2016 02:27
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28789

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo