UMM Institutional Repository

STUDI PERBANDINGAN TENTANG HUBUNGAN HIBAH DENGAN WARIS MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN KITAB UNDANG - UNDANG HUKUM PERDATA

KUSWINARYATINI, (2013) STUDI PERBANDINGAN TENTANG HUBUNGAN HIBAH DENGAN WARIS MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN KITAB UNDANG - UNDANG HUKUM PERDATA. Masters (S2) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-kuswinarya-33575-1-pendahul-n.pdf

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-kuswinarya-33575-2-babi.pdf

Download (118kB) | Preview

Abstract

Tesis dengan judul, "Studi Perbandingan Tentang Hubungan Hibah Dengan Waris Menurut Kompilasi Hukum Islam dan Kitab Undang-undang Hukum Perdata" ini, menggambarkan beberapa pandangan mengenai Hibah dan Waris yang mana hal tersebut sering menjadikan permasalahan atau kesalahpahaman pada masyarakat baik bagi pihak Pemberi Hibah maupun Penerima Hibah, termasuk juga Pewaris dan Ahli Waris. Dengan demikian masyarakat tidak akan mempermasalahkan hal tersebut pada kehidupannya. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam tesis ini adalah penelitian yuridis normative, dengan mengkaji perbandingan antara Hibah dan Waris menurut Hukum Islam dan Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Hibah adalah pemberian suatu benda secara sukarela dan tanpa imbalan dari seseorang kepada orang lain yang masih hidup untuk dimiliki. Kata waktu masih hidup mengandung arti bahwa pembuatan pemindahan hak milik itu berlaku semasa hidup. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah : "Tolong-menolonglah kamu sekalian atas kebaikan dan takwa dan janganlah kamu sekalian tolong-menolong atas suatu dosa dan permasalahan". Hibah dalam Hukum Islam dapat dilakukan secara tertulis maupun lisan, bahwa penghibah adalah orang yang memiliki dengan sempurna, sesuatu atas harta yang dihibahkan dan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya jika terjadi persoalan atas perkara yang berkaitan dengan pengadilan mengenai harta tersebut. Definisi hibah menurut Bahasa Belanda adalah "Schenleing", istilah yang dimaksud hibah sebagaimana diatur dalam Pasal 1666 Kitab Undang-undang Hukum Perdata yaitu : "Sesuatu persetujuan dengan mana si Penghibah diwaktu hidupnya dengan cuma-Cuma dan dengan tidak dapat ditarik kembali, menyerahkan suatu benda guna keperluan di Penerima Hibah yang menerima penyerahan itu" Pengertian Waris atau Ilmu Waris diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang ketentuan orang-orang yang diwarisi.

Item Type: Thesis (Masters (S2))
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Postgraduate > Master of Law (74101)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 29 Apr 2016 03:55
Last Modified: 07 Mar 2018 02:45
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28680

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo