UMM Institutional Repository

PENDIDIKAN KARAKTER DI PESANTREN Studi di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo

Muhson, Muhammad (2013) PENDIDIKAN KARAKTER DI PESANTREN Studi di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Masters (S2) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadmu-32419-1-pendahul-n.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadmu-32419-2-babi.pdf

Download (255kB) | Preview

Abstract

Keberadaan pesantren, sebagai pusat lembaga Islam tradisional telah diketahui oleh masyarakat sejak peranannya dalam membangun masyarakat, dan terbukti dapat bertahan hingga saat ini dan dapat memerankan dirinya dalam pembangunan bangsa. Adanya perubahan sosio-kultural di kalangan muslimin membuat harapan terhadap pesantren bertambah. Mereka berharap pesantren tidak saja memerankan peran tradisionalnya yaitu sebagai; pusat menimba ilmu keagamaan, garda budaya Islam dan juga reproduksi ulamaÂ’, tetapi diharapkan bisa memerankan perannya yang lebih penting sebagai agen perubahan dan pusat pendidikan Islam. Dalam konteks pendidikan Islam, sebagian besar pesantren kurang memperhatikan pendidikan karakter sebagai isu besar dalam segala kebijakannya. Proses penanaman nilai misalnya, hal itu hanya dipahami sebagai proses pengajaran suatu pengetahuan dan bukannya membentuk suatu lingkungan yang baik yang dibutuhkan untuk sebuah proses mendidik. Gontor, sebagaimana yang diketahui secara umum tidak banyak bedanya dengan lembaga yang lain, adalah sebuah pesantren. Tetapi di dalam dunia pendidikan, hanya sedikit dapat ditemui pendidikan Islam sebagai sintesa dari berbagai variabel dan dari berbagai lembaga. Perhatiannya terhadap pendidikan karakter menjadi tujuan dan visinya sejak pesantren ini lahir. Pendidikan karakter yang telah menjadi program nasional sebagai respons terhadap masalah-masalah kebangsaan, direspons positif oleh berbagai kalangan, mengingat kebutuhan akan hal tersebut sangat mendesak. Hilangnya kearifan lokal, maraknya nepotisme dan korupsi serta berubahnya cara berpikir sebagian warga bangsa yang dulunya sarat dengan nilai-nilai kejuangan, pengorbanan, mementingkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, seakan begitu cepat tergerus oleh cara berpikir hedonis-kapitalistik yang culas dan kejam. Gontor dengan segala kekurangannya telah berusaha mendidik santri-santrinya untuk berusaha menjawab tantangan tersebut. Dengan metode penugasan dengan kontrol serta disiplin tinggi, keteladanan dari kyai, guru dan keluarga kyai, menjadikan lembaga ini semakin tahun semakin dipercaya oleh masyarakat. Metode mendidik secara terpadu antara pengajaran dan pembelajaran, tidak dapat dipisahkan dari hubungan nilai-nilai esensial dengan nilai-nilai instrumental sebagai kesepakatan tertulis maupun tidak tertulis yang menjadi pedoman sekaligus rambu-rambu dalam menjalankan pendidikan. Kontrol yang kuat dan sistematis terhadap jalannya sistem telah menjadi tradisi yang dijalankan oleh semua elemen di pesantren. Inilah faktor utama bertahannya tradisi tersebut. Tradisi /sunnah/budaya pesantren yang baik, akhirnya mutlak diciptakan untuk mendidik calon-calon pemimpin, yang pejuang, mandiri, ihlas, peduli serta berwawasan luas.

Item Type: Thesis (Masters (S2))
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Postgraduate > Master of Islam Religion Education (86131)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 29 Apr 2016 03:01
Last Modified: 29 Apr 2016 03:01
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28655

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo