UMM Institutional Repository

PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA LOKAL DI MTsN I KOTA BIMA

MASITA, (2013) PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA LOKAL DI MTsN I KOTA BIMA. Masters (S2) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-masita2010-32420-1-pendahul-n.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-masita2010-32420-2-babi.pdf

Download (162kB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian ini: (1) mengungkapkan nilai-nilai budaya lokal apa saja yang menjadi basis pendidikan karakter di MTsN I Kota Bima, (2) mengungkapkan pelaksanaan pendidikan karakter berbasis budaya lokal di MTsN I Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis desain penelitian fenomenologi. Pendekatan kualitatif menggunakan observasi langsung, wawancara mendalam dan dokumentasi. Pemilihan Madrasah Tsanawiyah Negeri I Kota Bima sebagai obyek penelitian didasarkan atas kelebihannya sebagai salah satu sekolah yang telah mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis budaya lokal ke dalam proses belajar mengajar dan budaya sekolah. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung (participant Observation), wawancara mendalam (Deep Interview), dan dokumentasi. Dilanjutkan dengan data dianalisis dengan model interaktif dari Miles & Huberman, 1992 meliputi: (1) Pengumpulan Data, (2) Reduksi Data, (3) Display Data, (4) Penarikan kesimpulan/Verifikasi Data. Temuan penelitian: (1) nilai-nilai budaya lokal yang menjadi basis pendidikan karakter di MTsN I Kota Bima “berawal dari masyarakat Donggo yang tidak punya etika yang berbelit-belit, yang intinya jika tidak menyinggung orang lain itu sudah dianggap sopan. Dan juga menjunjung tinggi dan kuat persahabatannya, ini diwujudkan dalam aplikasinya sehari-hari seperti: jujur, amanah, contohnya kalau ada Ahmad yang disuruh mengantar uang pada Abdullah, kalau Ahmad tidak menyampaikan ke Abdullah, maka Ahmad tidak akan dipercaya seumur hidupnya. Begitu juga dengan gotong royong, saling tolong-menolong, musyawarah, kekeluargaan, dan lain-lain. Ada juga kata-kata pesan/ petuah dari orang tua kepada anak-anaknya di rumah ketika anaknya hendak berangkat ke sekolah, seperti: hormat ndei dou ma tua lao guru (hormat kepada orang tua dan guru), aina sombo anae (jangan sombong anakku), marumpa si doumatua waapu salam (kalau ketemu orang yang lebih tua dan orang tua bawakan salam), ma mpaa lao rewomu aina pili-pili lengamu anae (kalau dalam pergaulan jangan pilih-pilih temanmu anakku), dan maja labo dahu (malu dan takut: malu & takut pada hukum Allah, manusia, dan lingkungan), juga merupakan motto Pemerintah Kota Bima yang diadopsi ke dalam wilayah sekolah. Adanya sumpah setiap hari senin: Radiitu billahi rabba wabil-islami dina, artinya, aku rela Islam sebagai agamaku, Muhammad Nabiku maknaya, 1) selain menciptakan, memelihara dan mendidik, juga sumber pendidikan itu dari Allah berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits, 2) Islam mengikuti aturan-aturan yang bisa memberi keselamatan dan kebahagiaan baik dunia maupun akhirat, 3)Muhammad adalah tipologi manusia yang dikehendaki Allah untuk menjadi contoh karena pribadi yang benar-benar di didik oleh Allah bahkan cerminan dari Al-Qur’an, seperi dalam Al-Qur’an QS Al Ahjab(33): 21 ), aplikasinya di MTsN I Kota Bima yakni 1) Taat pada Allah, 2) Taat pada orang tua dan guru, 3) Taat pada tata tertib sekolah, 4) Taat pada disiplin dan waktu. Lalu budaya lokal Bima yang sudah dipresentasikan: makanan tradisional khas Mbojo yakni kapore, utapalumara, kadodo kawi, sakade uta, oha santa, jame sepi, dan alat-alat tradisional khas Mbojo, mpama Mbojo (pantun Mbojo), rawa Mbojo (lagu daerah Mbojo/Bima), dan lain-lain. Lewat mata pelajaran IPA Biologi yakni taisahe (kotoran kerbau & sapi) untuk pembuatan pupuk kandang. Dari batik Bima (Tembe nggoli) fungsinya untuk rimpu oleh masyarakat mbojo, yakni rimpu colo (semua muka kelihatan, menandakan sudah menikah) dan rimpu mpida (mata saja yang kelihatan/cadar, menandakan masih gadis). Setiap hari sabtu, guru-guru, pengelola dan pegawai memakai pakaian seragam Batik Tembe nggoli Mbojo ditetapkan sebagai hari pemakaian batik Tembe nggoli Mbojo”, (2) pelaksanaan pendidikan karakter berbasis budaya lokal di MTsN I Kota Bima, menggunakan medel terintegrasi di semua mata pelajaran, yakni: 1) semua guru mempunyai otoritas penuh dalam penilaian adab, 2) Model pendidikan karakter di luar, adanya kegiatan Melejitkan Potensi Diri (MPD). 3) kultur sekolah/madrasah mewarnai pembiasaan baik di asrama karena menggunakan model boarding school dan sekolah reguler.

Item Type: Thesis (Masters (S2))
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Postgraduate > Master of Islam Religion Education (86131)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 29 Apr 2016 02:59
Last Modified: 29 Apr 2016 02:59
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28653

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo