UMM Institutional Repository

KONSTRUKSI PEMBERITAAN MUNDURNYA SRI MULYANI SEBAGAI MENKEU OLEH SURAT KABAR Analisis Framing pada harian KOMPAS dan MEDIA INDONESIA

Ardy, Vera Widiaswari (2011) KONSTRUKSI PEMBERITAAN MUNDURNYA SRI MULYANI SEBAGAI MENKEU OLEH SURAT KABAR Analisis Framing pada harian KOMPAS dan MEDIA INDONESIA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-verawidias-23943-BAB+I.pdf

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-verawidias-23943-PENDAHUL-N.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari oleh peristiwa mundurnya Sri Mulyani sebagai Menkeu untuk menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Pernyataan pengunduran dirinya pada saat itu menuai kontroversi. Masyarakat mempertanyakan keputusan pengunduran diri Sri Mulyani tersebut, karena ia masih bertanggungjawab pada kasus Bank Century yang melibatkan dirinya. Seiring dengan pengunduran dirinya maka media-media di Indonesia juga menurunkan berita terkait dengan hal tersebut. Setiap kalangan masyarakat memiliki sudut pandang dan opini tersendiri dalam menilai langkah pengunduran diri Sri Mulyani. Untuk itu peneliti tertarik ingin mengetahui bagaimana pandangan media massa terhadap peristiwa mundurnya Sri Mulyani tresebut. Sehingga permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah bagaimana koran harian Kompas dan Media Indonesia mengkonstruksi pemberitaan tentang mundurnya Sri Mulyani sebagai Menkeu. Teori- teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : Teori agenda setting, Teori peran media massa, Teori berita di media massa, Teori objektivitas dan subjektivitas wartawan, Teori profesionalisme media massa, dan Teori kekuasan media massa dan politik media massa yang meliputi Teori konstruksi realitas, Teori kekuasaan media dalam politik pencitraan, Teori media sebagai agen pembentuk opini publik, dan teori kebijakan redaksional dalam produksi teks berita. Teori-teori tersebut kemudian akan menjadi acuan peneliti dalam melakukan penelitian ini. Penelitian ini berjenis kualitatif interpretatif dimana peneliti menggunakan interpretasi subjektifnya namun tetap disesuaikan dengan data-data yang ada. Metode penelitian ini menggunakan Analisis framing dengan model Pan dan Kosicki. Teknik analisis data yaitu dengan menganalisis berita tentang mundurnya Sri Mulyani sebagai Menkeu yang diberitakan oleh surat kabar harian Kompas dan Media Indonesia yaitu pada edisi 6 Mei 2010. Berita tersebut kemudian dianalisis menggunakan Analisis framing model Pan dan Kosicki melalui empat (4) perangkatnya yaitu Sintaksis, Skrip, Tematik dan Retoris. Berita tersebut dianalisis mulai dari menganalisa bagaimana cara wartawan menyusun fakta (sintaksis) dengan melihat dari skema beritanya, bagimana cara wartawan mengisahkan fakta (skrip) melalui kelengkapan berita, bagaimana cara wartawan menuliskan fakta (tematik) melalui detail dari kalimat dalam berita, dan bagaimana cara wartawan menekankan fakta (retoris) yaitu melalui unsur gaya bahasa yang digunakan. Setelah mengalisis teks berita melalui perangkat diatas, kemudian peneliti melakukan perbandingan terhadap hasil frame dari kedua media yaitu Kompas dan Media Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan sudut pandang (frame/bingkai) harian Kompas dan Media Indonesia dalam mengkonstruksi pemberitaan tentang mundurnya Sri Mulyani ini. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, ada perbedaan antara Kompas dan Media Indonesia dalam mengkonstruksi pemberitaan mundurnya Sri Mulyani, dimana Kompas lebih menonjolkan berita dalam perspektif ekonomi. Sedangkan Media Indonesia lebih cenderung menonjolkan berita dalam perspektif politik. Kompas menampilkan narasumber yang mendukung pengunduran Sri Muyani dan tidak mengangkat permasalahan kasus Bank Century dalam beritanya, sehingga teks berita terlihat seperti sarana pencitraan diri bagi Sri Mulyani guna menepis opini publik yang berkembang yang mengatakan bahwa pengunduran diri Sri Mulyani hanyalah strategi untuk menyelamatkan diri dari kasus Century. Sedangkan Media Indonesia lebih menampilkan narasumber yang mengkritisi pengunduran diri Sri Mulyani akan melemahkan penanganan kasus Century. Dan memunculkan dugaan bahwa pengunduran diri Sri Mulyani tersebut merupakan strategi untuk keluar dari kasus Century. Sehingga dapat ditarik kesimpulan dari frame kedua media ini adalah koran Kompas menilai pengunduran diri Sri Mulyani dianggap wajar dan tidak ada unsur politik sedangkan koran Media Indonesia menilai pengunduran diri Sri Mulyani masih kontroversi, karena diduga adanya unsur politik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 29 Apr 2016 02:34
Last Modified: 29 Apr 2016 02:41
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28643

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo