UMM Institutional Repository

TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS TINDAK PIDANA PENIPUAN MELALUI TIMBANGAN YANG DILAKUKAN OLEH PEDAGANG TEMBAKAU

SIDIK, ABU BAKAR (2013) TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS TINDAK PIDANA PENIPUAN MELALUI TIMBANGAN YANG DILAKUKAN OLEH PEDAGANG TEMBAKAU. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-abubakarsi-33478-2-babi.pdf

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-abubakarsi-33478-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tindak pidana penipuan adalah merupakan suatu tindakan yang merugikan orang lain sehingga termasuk kedalam tindakan yang dapat dikenakan hukuman pidana yang diatur dalam KUHP pasal 378. Seiring dengan perkembangan zaman maka banyak muncul modus baru tentang penipuan salah satunya pengurangan berat bersih pada timbangan yang dilakukan pedagang dalam menimbang barang. Masalah yang diteliti meliputi bagaimana modus dan motif yang dilakukan pedagang terhadap penipuan melalui timbangan dan bagaimana penanganan kantor metrologi dan pihak kepolisian terhadap tindak pidana penipuan melalui timbangan tersebut.Jenis penelitian ini dilihat dari objeknya termasuk penelitian lapangan atau field research yang dilakukan di Desa Dawuhan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tindak pidana penipuan melalui timbangan ini dilakukan dengan modus atau cara mengurangi berat bersih pada timbangan dengan menambahkan pemberat pada bagian bawah gantungan timbangan. Dan motif tindak pidana penipuan melalui timbangan ini yaitu karena tekanan ekonomi pedagang ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar dengan cara melakukan tindakan mengurangi berat bersih pada timbangan tanpa memperhatikan hak-hak konsumen. Dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal pasal 27 ayat ( 1 ) dijelaskan bahwa dilarang memasang alat ukur, alat penunjuk atau alat-alat lainnya sebagai tambahan pada alat-alat ukur, takar, atau timbang yang sudah ditera atau ditera ulang, barang sispa yang melanggar akan dikenakan sanksi pidana. Dapat dikatakan juga bahwa pedagang telah melanggar Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindunan Konsumen pasal 7 yaitu kewajiban pelaku usaha.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 27 Apr 2016 01:46
Last Modified: 27 Apr 2016 01:46
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28219

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo