UMM Institutional Repository

ANALISA YURIDIS PUTUSAN HAKIM Nomor 304 / Pid. B / 2012 / PN. LMG TENTANG PENGGUNA NARKOTIKA

PRAMUSITA, SELLA APRILIA (2013) ANALISA YURIDIS PUTUSAN HAKIM Nomor 304 / Pid. B / 2012 / PN. LMG TENTANG PENGGUNA NARKOTIKA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-sellaapril-33480-2-babi.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-sellaapril-33480-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Semangat pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba terutama narkotika seringkali dilakukan tanpa mempedulikan serta mengabaikan hak asasi manusia yang juga melekat pada pengguna narkotika. Semangat pemberantasan napza kadang diartikan sebagai pemberantasan penggunanya dengan cara dikriminalkan, dianggap sebagai sampah masyarakat, dikucilkan dan dianggap sebagai pembawa penyakit sosial dan medis, Stigmatisasi yang melekat pada pengguna narkotika ilegal kerap menjadikan hak-haknya sebagai manusia terabaikan, Para pengguna napza ilegal yang sebenarnya merupakan korban atas kegagalan negara mengendalikan produksi dan peredaran napza kembali menjadi korban dari sistem yang dibuat oleh negara untuk melancarkan perang terhadap napza, yaitu pemenjaraan. Sehingga menginspirasi penulis untuk melakukan penelitian dengan mengambil dua permasalahan, yaitu : Apa yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara No 304 / Pid. B / 2012 / PN. LMG dan Apakah putusan No 304 / Pid. B / 2012 / PN. LMG sudah memenuhi aspek keadilan, aspek kepastian, dan aspek kemanfaatan. Di dalam penelitian ini penulis menggunakan metode yuridis normatif. Tehnik pengumpulan bahan hukumnya berupa wawancara dengan hakim, studi kepustakaan dan internet. Data hasil penelitian dianalisa secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hakim yang memutus perkara Nomor 304 / Pid. B / 2012 / PN. LMG dengan menerapkan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika tidak akan bisa memenuhi ketiga aspek yaitu aspek keadilan, aspek kepastian dan aspek kemanfaatan, Seharusnya demi tercapainya ketiga aspek tersebut dalam memberikan putusan bagi terdakwa sebagai pengguna narkoba hakim harus berani menerapkan putusan dengan menghukum terdakwa dengan pasal 127 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Kesimpulannya, Lebih besar manfaatnya bila mana terdakwa di hukum dengan hukuman rehabilitasi dari pada hukuman penjara yang sama sekali tidak ada manfaatnya bagi terdakwa sebagai pengguna narkoba. Saran, Seharusnya dalam perkara Nomor 304 / Pid. B / 2012 / PN. LMG hakim tidak memvonis terdakwa dengan hukuman penjara yang begitu lama akan tetapi lebih pada pengobatan atau rehabilitasi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 27 Apr 2016 01:40
Last Modified: 27 Apr 2016 01:40
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28217

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo