UMM Institutional Repository

TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS PERGESERAN MAKNA PERKAWINAN SEBAGAI IKATAN LAHIR BATIN MENJADI IKATAN TRANSAKSIONAL (Studi Atas Penyebab Utama Terjadinya Perceraian Di Pengadilan Agama Kabupaten Malang)

Suryani, Wahyu (2013) TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS PERGESERAN MAKNA PERKAWINAN SEBAGAI IKATAN LAHIR BATIN MENJADI IKATAN TRANSAKSIONAL (Studi Atas Penyebab Utama Terjadinya Perceraian Di Pengadilan Agama Kabupaten Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wahyusurya-31726-1-pendahul-n.pdf

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wahyusurya-31726-2-babi.pdf

Download (52kB) | Preview

Abstract

Perkawinan bertujuan untuk membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera, untuk itu suami dan istri harus saling membantu dan melengkapi agar tercapai kesejahtraan dalam keluarga, tetapi dalam jangka waktu pernikahan yang singkat banyak sekali yang bercerai karena ekonomi keluarga. Penelitian ini mengambil rumusan masalah Faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab utama terjadinya gugat cerai di Pengadilan Agama Kabupaten Malang dan Bagaimana ikatan perkawinan di Kabupaten Malang telah mengalami pergeseran makna dari ikatan lahir batin menjadi sebuah ikatan transaksional. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, sumber data yang penulis gunakan berupa data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan datanya menggunakan metode purposive sampling yang kemudian penulis analisa secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dan beberapa orang yang mengajukan gugatan cerai, diperoleh data-data faktor penyebab utama perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Malang adalah faktor poligami, krisis akhlak, cemburu, kawin paksa, keadaan ekonomi keluarga, tidak bertanggungjawab, penganiayaan, suami atau istri dihukum, cacat biologis, gangguan pihak ketiga, dan tidak adanya keharmonisan. Perkawinan telah mengalami pergeseran makna dari ikatan lahir batin ke ikatan transaksional antara lain, Kewajiban dan tanggungjawab dalam rumah tangga dibebankan kepada suami, Kepala rumah tangga tidak dihormati dan dihargai ketika tidak dapat memenuhui kebutuhan keluarga, Suami jarang mendapat bantuan lahir maupun batin saat tidak mempunyai penghasilan, Saat suami tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup terjadi pertengkaran, Upaya dalam menyelesaikan masalah kecil dan istri mudah mengambil keptusan untuk menggugat cerai ke Pengadilan. Kesimpulanya, Perkawinan yang didalamnya terdapat ikatan yang transaksional akan mudah sekali hancur, untuk itu suami dan istri harus saling membantu dan melengkapi agar tercapai kesejahtraan dalam keluarga. Saran, perlu adanya sosioalisasi ke lapisan masyarakat akan pentingnya memaknai hubungan ikatan lahir batin dalam perkawinan sehingga paham akan makna tersebut dan meminimalisir tingkat perceraian yang terjadi dalam keluarga.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 26 Apr 2016 01:38
Last Modified: 26 Apr 2016 01:38
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/28111

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo