UMM Institutional Repository

KERJASAMA PENGEMBANGAN KAWASAN PERBATASAN INDONESIA DENGAN NEGARA-NEGARA DI ASEAN

Ulfa, Nabilla (2014) KERJASAMA PENGEMBANGAN KAWASAN PERBATASAN INDONESIA DENGAN NEGARA-NEGARA DI ASEAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nabillaulf-34653-2-babi.pdf

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nabillaulf-34653-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nabillaulf-34653-2-babi.pdf

Download (239kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerjasama pengembangan kawasan perbatasan Indonesia dengan negara-negara ASEAN. Indonesia berbatasan langsung dengan Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, pemerintah menangani kawasan perbatasan melalui pendekatan keamanan. Namun saat ini kawasan perbatasan lebih banyak menghadapi ancaman keamanan non tradisional berupa penyelundupan, perompakan di laut, penangkapan ikan ilegal, pemanfaatan hasil hutan secara ilegal, migrasi, dan perdagangan orang. Ancaman tersebut terjadi antara lain akibat adanya kesenjangan kesejahteraan antara masyarakat Indonesia di wilayah perbatasan dengan penduduk negara tetangga. Kondisi ini menyebabkan pemerintah menyadari perlunya kerjasama dengan negara-negara tetangga, terutama di wilayah ASEAN, dalam menangani berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah perbatasan. Meskipun terdapat permasalahan batas antar negara, kerjasama sub regional dalam menangani ancaman keamanan non tradisional di wilayah perbatasan dilakukan oleh Indonesia bersama kelima negara anggota ASEAN. Kerjasama sub regional yang dilakukan meliputi kerjasama di bidang pertahanan, ekonomi, dan sosial budaya. Di bidang pertahanan dilakukan kerjasama antar angkatan bersenjata dari masing-masing negara dalam kegiatan patroli di wilayah laut, pertukaran informasi serta latihan gabungan untuk meningkatkan kemampuan militer. Dalam bidang ekonomi terdapat berbagai jenis kegiatan, antara lain perjanjian dalam penanganan illegal fishing maupun illegal logging, peningkatan sarana dan prasarana di kawasan perbatasan misalnya dalam penyediaan listrik, serta dibukanya jalur transportasi laut antar negara. Sementara dalam bidang sosial budaya dijalankan kerjasama sub regional antara lain melalui pertukaran pelajar, penanganan narkoba, serta pertukaran delegasi dalam berbagai bidang seperti misalnya pemerintahan. Keuntungan yang diperoleh Indonesia dengan adanya kerjasama pengelolaan perbatasan antara lain berupa pengurangan angka kejahatan lintas batas, lebih terjaminnya keamanan kawasan perbatasan, tidak adanya duplikasi kegiatan dalam upaya pengembangan kawasan perbatasan antar negara, peningkatan kesejahteraan ekonomi sehingga angka migrasi ke kawasan yang lebih potensial dapat ditekan, dan semakin membaiknya hubungan politik Indonesia dengan negara-negara tetangga.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of International Relations (64201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 25 Apr 2016 02:38
Last Modified: 25 Apr 2016 02:38
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27954

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo