UMM Institutional Repository

PEMAKNAAN RITUAL SEBLANG MENURUT KOMUNITAS SUKU OSING (Studi Etnografi di Desa Olehsari Kabupaten Banyuwangi)

Setiawan, Nurdian (2012) PEMAKNAAN RITUAL SEBLANG MENURUT KOMUNITAS SUKU OSING (Studi Etnografi di Desa Olehsari Kabupaten Banyuwangi). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nurdianset-29118-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nurdianset-29118-2-babi.pdf

Download (159kB) | Preview

Abstract

Penelitian yang berjudul PEMAKNAAN RITUAL SEBLANG MENURUT KOMUNITAS SUKU OSING (Studi Etnografi di Desa Olehsari Banyuwangi) diawali oleh ketertarikan peneliti pada kebudayaan masyarakat suku Osing Kecamatan Glagah, kabupaten Banyuwangi yang sarat akan nilai sakralitas. Selain itu rasa keingin tahuan peneliti tentang adanya makna dan bentuk penyampaian pesan terhadap harapan dan tujuan masyarakat lewat pelaksanaan ritual seblang. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguraikan proses-proses ritual seblang, serta mengetahui dan menjelaskan pemaknaan ritual seblang menurut komunitas Suku Osing. Konsep-konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah tentang konsep makna dan konsep kepercayaan dalam studi kebudayaan. Selain itu penelitian ini juga menggunakan studi Etnografi Komunikasi yang menjelaskan tentang perilaku komunitas tutur atau komunitas bahasa dalam suatu kondisi masyarakat tertentu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Olehsari Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Dalam Penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan menentukan 7 informan untuk dilakukan wawancara terstruktur secara mendalam. Sementara itu, untuk pengumpulan datanya menggunakan introspeksi, observasi, wawancara mendalam, dan analisis documenter. Sedangkan teknik keabsahan datanya dengan triangulasi sumber. Dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan makna-makna dari bentuk komunikasi non-verbal dalam proses ritual seblang. Terdapat 10 bentuk simbol yang mengandung makna yang sesuai dengan tujuan dan harapan warga desa Olehsari terkait pelaksanaan ritual seblang yaitu sebagai bersih desa untuk menolak balak, mengundang kesuburan, pengobatan penyakit, dan penghormatan kepada leluhur. Bentuk pemaknaan ritual seblang ini antara lain : gerakan sapon, nyonggo, dhaplang, celeng mogok, pola memutar, prosesi ider bumi dan terakhir adalah siraman, omprog dan sajen. Semua itu terdapat dalam ritual tarian seblang yang dilakukan selama sepekan penuh. Selain itu sajen yang digunakan sebagai perlengkapan wajib juga memiliki makna simbol sebagai pengundang kesuburan dan keberkahan. Omprog sebagai mahkota riasan utama seblang juga terdapat makna khusus sebagai pendhuduh atau penuntuk arah kehidupan. Disamping makna komunikasi non-verbal, penelitian ini juga menguraikan secara rinci tentang proses-proses ritual seblang dari mulai ritual persiapan yang meliputi kejiman, selametan, pingitan, lalu ritual inti yakni tarian seblang dan ider bumi serta siraman sebagai ritual penutup.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 21 Apr 2016 02:29
Last Modified: 21 Apr 2016 02:29
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27571

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo